Pada 2025, program tersebut mencakup 129 sekolah dengan dukungan anggaran sekitar Rp25,79 miliar.
Tahun ini, jumlah sekolah yang terlibat meningkat menjadi 133 sekolah dengan daya tampung sekitar 6.000 siswa melalui Sistem Penerimaan Murid Baru.
Agustina turut menyampaikan apresiasi kepada Mochamad Herviano Widyatama atas dukungannya dalam menjembatani aspirasi masyarakat hingga dapat direalisasikan melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama BP3KP Jawa III.
"Saya berpesan kepada warga penerima BSPS untuk memanfaatkan bantuan tersebut sebaik-baiknya, sebab rumah yang layak merupakan warisan terbaik yang dapat disiapkan bagi anak-anak," pungkas Agustina. (*)