"Belajar tidak mengenal batas usia. Kami berharap para lulusan SALSA tetap menjadi pribadi yang aktif, sehat, mandiri, dan terus memberikan manfaat bagi keluarga maupun masyarakat," katanya.
Dukungan dan ucapan selamat juga mengalir dari Pengurus Wilayah (PW) Salimah Jawa Tengah. Perwakilan PW Salimah Jateng, Arie Setiawati, berharap ilmu yang didapatkan selama satu tahun terakhir dapat dipraktikkan dan menginspirasi lingkungan sekitar.
"Semoga seluruh wisudawati Sekolah Lansia Salimah senantiasa hidup bahagia, sehat, dan mandiri, sebagaimana semangat dan jargon SALSA," kata Arie Setiawati, S.T perwakilan PW Salimah Jateng.
Prosesi wisuda angkatan pertama ini berjalan khidmat layaknya perayaan wisuda pada umumnya, lengkap dengan sesi mengenakan toga, pemindahan tali toga, serta penyerahan piagam yang diwarnai suasana haru nan bangga dari pihak keluarga.
Sebagai informasi, program SALSA ini merupakan inisiatif unggulan Persaudaraan Muslimah (Salimah), sebuah organisasi yang telah seperempat abad fokus pada pemberdayaan perempuan, anak, dan lansia.
Secara nasional, sekolah ini telah menjangkau lebih dari 10.000 peserta didik yang tersebar di 406 kabupaten/kota dari 37 provinsi di seluruh Indonesia. (*)