Aries berharap, rangkaian kegiatan tersebut dapat menciptakan interaksi positif antara Pegadaian dan masyarakat yang berkunjung ke pusat perbelanjaan. Ia juga mengajak pengunjung untuk menikmati setiap rangkaian acara dengan suasana santai.
"The real world itu sangat keras, semoga ada interaksi antara kita di Pegadaian dengan yang ada di mall ini. Nikmati perjalanan acara ini dengan enjoy," harap dia.
Sementara itu, Kepala Departemen Business Support Pegadaian Kanwil XI Semarang, Julisna Rosiarni, menjelaskan bahwa Festival Tring 2026 merupakan salah satu bentuk dukungan Pegadaian terhadap program inklusi keuangan yang dicanangkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Melalui kegiatan ini, perusahaan ingin meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai investasi, khususnya investasi emas secara digital.
"Ini juga bentuk kami menginformasikan kepada nasabah, ada loh ekosistem digital emas yang mudah melalui aplikasi Tring. Dengan Tring masyarakat bisa melakukan investasi dengan aman, cepat dan transparan. Festival ini juga merupakan satu tahun anniversary Tring," ungkap dia.
Menurut Julisna, Festival Tring 2026 dilaksanakan secara bersamaan oleh 12 Kantor Wilayah PT Pegadaian di berbagai daerah Indonesia.
Selain memberikan edukasi kepada masyarakat, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk menghadirkan berbagai penawaran menarik serta mendukung pelaku UMKM melalui bazar.
"Tujuan lain festival ini sebagai pelayanan kepada masyarakat, memberikan promo-promo, termasuk juga buka bazaar, dan kegiatan yang mendukung UMKM," urai dia.
Ia menambahkan, aplikasi Tring menjadi salah satu inovasi layanan Pegadaian yang dirancang mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.
Melalui aplikasi tersebut, investasi emas tidak lagi terbatas pada kepemilikan secara fisik, tetapi juga dapat dilakukan melalui platform digital dengan akses informasi harga yang transparan.