Aspek pengelolaan diri turut menjadi bagian dari materi pelatihan. Para Polwan didorong untuk mampu menghadapi tekanan pekerjaan, mengendalikan emosi, dan mempertahankan sikap profesional dalam berbagai situasi.
Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan motivasi peserta untuk mengenali potensi diri, mengembangkan kompetensi, serta mengambil peluang kepemimpinan di lingkungan organisasi.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan antusias. Hal tersebut terlihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan peserta selama sesi berlangsung.
Suasana pelatihan juga dibuat lebih interaktif melalui permainan, kegiatan motivasi, dan ice breaking untuk mendukung proses pembelajaran.
Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, tim dosen Magister Psikologi USM berharap para Polwan dapat menerapkan teknik membangun kepercayaan diri, melakukan evaluasi diri, dan mengembangkan pola komunikasi positif dalam pekerjaan sehari-hari.
Upaya tersebut diharapkan turut mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat. (*)