Perawatan juga dilakukan terhadap sejumlah infrastruktur penunjang jalur, seperti jembatan, talud, dan tebing, untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem.
Selain pemeriksaan dan pemeliharaan prasarana, KAI Daop 4 Semarang menyiagakan petugas beserta material dan peralatan darurat selama 24 jam.
Kesiapan tersebut ditujukan agar penanganan dapat segera dilakukan apabila terjadi gangguan akibat kondisi cuaca.
KAI juga mengajak masyarakat yang bermukim di sekitar jalur kereta api untuk berperan dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Warga diimbau tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran air, karena dapat menghambat aliran drainase dan meningkatkan risiko genangan.
Masyarakat juga diharapkan segera menyampaikan laporan kepada petugas apabila menemukan kondisi prasarana yang berpotensi membahayakan perjalanan kereta api.
Informasi dari warga dapat membantu mempercepat penanganan terhadap potensi gangguan di sekitar jalur.
Melalui pengawasan berkala, pemeliharaan infrastruktur, serta kesiapan personel dan peralatan, KAI Daop 4 Semarang berupaya menekan risiko gangguan selama musim hujan.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan dan kelancaran operasional perjalanan kereta api. (*)