Bantuan tersebut diberikan sebagai bagian dari perhatian kepada keluarga yang sedang menghadapi situasi sulit setelah kehilangan putra mereka.
Meski demikian, Taj Yasin menekankan bahwa harapan keluarga terhadap keterbukaan dan penegakan keadilan tetap perlu mendapatkan perhatian dalam proses penanganan kasus.
Nawal Arafah Dorong Penguatan Pencegahan Bullying di Sekolah Dasar
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, menyampaikan keprihatinannya terhadap peristiwa yang menimpa Muhammad Hasbi Al Aqib.
Nawal menegaskan dukungannya terhadap upaya penegakan keadilan bagi korban dan keluarga.
Menurutnya, peristiwa tersebut harus menjadi perhatian dalam memperkuat berbagai kegiatan pencegahan kekerasan terhadap anak, khususnya di lingkungan pendidikan.
Ia menyampaikan bahwa PKK Jawa Tengah akan meningkatkan peran kader paralegal yang tersebar di 35 kabupaten dan kota.
Kader tersebut diharapkan dapat terlibat dalam mendukung upaya pencegahan kekerasan, penguatan sekolah ramah anak, serta penanganan kasus yang berkaitan dengan perlindungan anak.
Nawal mengakui bahwa pelaksanaan program sekolah ramah anak dan pencegahan perundungan selama ini belum menjangkau jenjang sekolah dasar secara optimal.
Karena itu, kasus yang terjadi di Kabupaten Pemalang menjadi salah satu bahan evaluasi untuk memperluas kegiatan pencegahan hingga tingkat SD.
“Dengan kejadian ini, kegiatan-kegiatan preventif untuk menguatkan sekolah ramah anak perlu diperkuat, termasuk memaksimalkan peran kader paralegal,” kata Nawal.