"Pemerintah Provinsi tidak bisa berdiri sendiri, kita menerapkan collaborative goverment (pemerintahan kolaboratif) dengan berbagai pihak termasuk 177 kampus. Akademisi kita terjunkan untuk membantu mereduksi kemiskinan," katanya.
Menurut Luthfi, kerja sama berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan upaya penurunan kemiskinan.
Pendekatan ini juga diarahkan agar hasil pembangunan tidak hanya terlihat dari pelaksanaan program, tetapi dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Empat Kabupaten di Jateng Juga Raih Penghargaan
Selain Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, sejumlah pemerintah kabupaten di wilayah tersebut turut memperoleh penghargaan dalam ajang Mandaya Award 2026.
Tiga kabupaten, yakni Kebumen, Pemalang, dan Wonosobo, menerima penghargaan untuk kategori Pemerintah Kabupaten Terbaik dalam Penurunan Tingkat Kemiskinan.
Sementara itu, Kabupaten Pekalongan memperoleh penghargaan kategori Pemerintah Kabupaten Berkomitmen Tinggi dalam Penurunan Kemiskinan.
Penghargaan yang diterima sejumlah pemerintah daerah tersebut menjadi bagian dari apresiasi terhadap upaya penanganan kemiskinan di tingkat kabupaten.
Luthfi menilai keberhasilan pembangunan perlu dilihat dari manfaatnya terhadap peningkatan kesejahteraan dan kemampuan masyarakat.
"Ini bukti bahwa output daripada kegiatan pembangunan adalah masyarakat bisa berdaya dan sejahtera," ungkapnya.
Ia berharap berbagai upaya yang telah dijalankan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dapat terus diperkuat melalui kerja sama yang berkelanjutan.