Semarang Pecahkan Rekor Dunia MURI, 10.052 Lumpia Gratis Dibagikan di HUT ke-479
KONTENSEMARANG.COM – Pemerintah Kota Semarang kembali mencatatkan prestasi membanggakan dalam peringatan Hari Jadi ke-479.
Melalui acara Lumpiavaganza, Pemkot berhasil memecahkan Rekor Dunia MURI dengan membagikan 10.052 lumpia secara gratis kepada masyarakat di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Minggu (3/5).
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh tim MURI kepada Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, setelah melalui proses verifikasi di lokasi kegiatan.
Jumlah lumpia yang dibagikan bahkan melampaui target awal yang ditetapkan sebanyak 10.000 porsi.
Ketua MURI Semarang, Ari Andriyani, memastikan bahwa jumlah tersebut telah diverifikasi secara resmi.
“Dari usulan 10.000 porsi, setelah verifikasi di lapangan tercatat 10.052 lumpia dibagikan kepada masyarakat melalui mekanisme penukaran botol plastik,” jelasnya.
Lebih dari sekadar pencapaian rekor, kegiatan ini dinilai memiliki nilai tambah karena menggabungkan promosi kuliner khas Semarang dengan edukasi lingkungan.
Lumpia sendiri dianggap sebagai simbol akulturasi budaya yang kuat di kota ini.
“Lumpia bukan sekadar makanan, tetapi simbol kebhinekaan dan harmoni budaya. Karena nilai tersebut, prakarsa ini tidak hanya dicatat sebagai rekor nasional, tetapi dikukuhkan sebagai rekor dunia,” tegas Ari.
Antusiasme masyarakat terlihat dari memadatinya kawasan Simpang Lima selama acara berlangsung.
Program penukaran botol plastik dengan lumpia juga menjadi wujud nyata komitmen Pemkot dalam meningkatkan kesadaran lingkungan melalui cara kreatif.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
“Ini bukan sekadar soal angka, tapi tentang kebanggaan warga Semarang terhadap identitas kotanya. Lumpia adalah warisan budaya yang kita angkat bersama hingga diakui dunia,” tegasnya.
Ia turut mengapresiasi seluruh pihak yang berkontribusi, termasuk 33 pelaku UMKM lumpia yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada MURI dan seluruh masyarakat Kota Semarang. Rekor dunia ini menjadi kado istimewa untuk Hari Jadi ke-479 Kota Semarang,” pungkas Agustina.
Capaian ini semakin memperkuat posisi Kota Semarang sebagai destinasi wisata berbasis budaya dan kuliner, sekaligus menunjukkan bahwa inovasi daerah mampu bersaing di tingkat global. (*)
redaksi