KONTENSEMARANG.COM – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang mempercepat sejumlah proyek infrastruktur yang masih berjalan pada September 2026.
Pengerjaan drainase dan perbaikan jalan menjadi beberapa pekerjaan yang dikebut agar dapat selesai sebelum memasuki periode hujan dengan intensitas tinggi.
Sebagian besar proyek tersebut ditargetkan rampung pada pertengahan Desember, dengan batas penyelesaian sekitar 15 hingga 20 Desember.
Kepala DPU Kota Semarang Suwarto mengatakan, waktu pengerjaan yang tersedia masih cukup untuk menyelesaikan berbagai proyek sesuai target yang telah ditetapkan.
“September ini masih cukup waktu. Kebanyakan selesainya pertengahan Desember, sekitar tanggal 15 sampai 20,” kata Suwarto.
Ia menjelaskan, sejumlah proyek yang sebelumnya dihentikan sementara karena berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas kini kembali dikerjakan. Salah satunya adalah proyek drainase di Jalan Pierre Tendean.
Pengerjaan serupa juga dilakukan di kawasan Gajah. Sementara di Simpang Lima, DPU melakukan pembenahan saluran drainase yang berada di sekitar lapak pedagang kaki lima (PKL).
“Untuk Jalan Pierre Tendean drainase, kemudian Gajah juga drainase. Kalau Simpang Lima ini drainase untuk lapak-lapak PKL diperbesar karena selama ini kecil dan menimbulkan bau,” jelasnya.
Suwarto menambahkan, saluran drainase di Simpang Lima juga akan dirancang agar proses pemeliharaan dan pembersihannya lebih mudah. Pembenahan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas saluran sekaligus mengurangi potensi genangan ketika hujan deras.
Selain tiga lokasi tersebut, DPU Semarang juga menangani sejumlah proyek infrastruktur lainnya. Di antaranya pembangunan U-Ditch di Muktiharjo Lor, pembangunan pompa di Taman Hasanudin, serta perbaikan beberapa ruas jalan yang menjadi akses menuju Ungaran.