Konten Semarang
Semarang

DPU Semarang Percepat Proyek Drainase, Antisipasi Banjir Saat Hujan Deras Mengintai

DPU Semarang mempercepat proyek drainase dan jalan di sejumlah titik untuk mencegah genangan serta banjir saat hujan deras.

DPU Semarang Percepat Proyek Drainase, Antisipasi Banjir Saat Hujan Deras Mengintai
DPU Semarang Percepat Proyek Drainase, Antisipasi Banjir Saat Hujan Deras Mengintai

“Yang lain ada pembangunan U-Ditch di Muktiharjo Lor, kemudian pompa di Taman Hasanudin, serta perbaikan jalan-jalan yang menuju akses ke Ungaran,” ujarnya.

Menurut Suwarto, persoalan drainase menjadi salah satu fokus DPU dalam menghadapi potensi banjir akibat curah hujan tinggi. Sejumlah lokasi yang sebelumnya rawan genangan juga telah mendapatkan penanganan, termasuk kawasan Simpang Lima dan Jalan Pahlawan.

Di kawasan Jalan Pahlawan, DPU menyiapkan penggantian bagian saluran dengan grill berbahan steel. Pekerjaan tersebut diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua bulan.

Sistem tersebut dirancang untuk mengarahkan aliran air dari kawasan Jalan Diponegoro menuju saluran sabuk Sriwijaya, sehingga aliran air tidak langsung masuk ke kawasan Simpang Lima.

“Supaya air yang loncat dari Diponegoro itu tidak langsung ke Simpang Lima, tetapi masuk ke saluran sabuknya Sriwijaya,” katanya.

Dalam pengerjaannya, DPU akan berkoordinasi dengan kepolisian, khususnya jajaran lalu lintas. Koordinasi diperlukan karena sejumlah pekerjaan berpotensi berdampak terhadap pergerakan kendaraan di sekitar lokasi proyek.

Sementara itu, beberapa proyek infrastruktur yang belum dapat diselesaikan pada 2026 diproyeksikan dilanjutkan pada tahun berikutnya. Sejumlah ruas yang masuk dalam rencana penanganan lanjutan antara lain kawasan Tanjung Mas dan Citarum.

Untuk Jalan Citarum, Suwarto menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena penanganannya akan dilaksanakan pada 2027.

Ruas tersebut memiliki peran penting sebagai jalur kendaraan, termasuk kendaraan berat yang menuju kawasan industri dan Bandara Jenderal Ahmad Yani.

“Citarum itu untuk lintasan kendaraan berat. Karena jalan dari arteri, sekarang kendaraan tidak lewat Majapahit, tetapi lewat Citarum langsung ke pedurungan,” jelasnya.

Baca Juga Otomatis

Rekomendasi berdasarkan kategori dan tag berita ini.

Halaman 2 dari 3

Artikel Selanjutnya

Dua Nama Calon Ketua DPC Demokrat Semarang Diserahkan ke DPP, Liluk: Keputusan di Pusat
Semarang • 25 September 2026

Dua Nama Calon Ketua DPC Demokrat Semarang Diserahkan ke DPP, Liluk: Keputusan di Pusat

Rekomendasi Redaksi