Selain mendata angka putus sekolah, survei juga akan digunakan untuk mengidentifikasi ketersediaan sarana pendidikan seperti SMA dan SMK negeri.
Jika ditemukan kebutuhan pembangunan sekolah baru serta tersedia lahan yang memadai, maka rencana tersebut akan segera dimasukkan dalam penganggaran pemerintah daerah.
"Contoh di Temanggung ada 7 daerah blank spot, itu coba direduksi. Kalau ada tanah langsung bangun," tandas Luthfi.
Sebelumnya, Ahmad Luthfi telah meresmikan SMA Negeri 1 Kemalang di Kabupaten Klaten yang dibangun untuk menjawab kebutuhan pendidikan di wilayah blank spot lereng Gunung Merapi.
Dalam forum tersebut, Bupati Magelang Grengseng Pamuji mengusulkan penambahan SMA di kawasan lereng Gunung Sumbing, tepatnya di Kecamatan Kaliangkrik dan Kajoran yang hingga kini belum memiliki SMA maupun SMK negeri.
Sementara itu, Bupati Temanggung Agus Setyawan menyampaikan masih terdapat tujuh wilayah blank spot pendidikan di daerahnya.
Ia berharap dukungan Pemprov Jawa Tengah untuk mempercepat pembangunan sekolah menengah di kawasan tersebut.
Agus juga melaporkan perkembangan rencana pembangunan Sekolah Rakyat yang saat ini baru memiliki lahan sekitar lima hektare.
"Untuk lahan Sekolah Rakyat sedang kami upayakan memindahkan warga, karena status tanahnya sekarang dipinjam untuk 24 KK. Kami juga minta hibah tanah 2,5 hektare mukim provinsi yang ada di sebelahnya," katanya.
Permintaan serupa datang dari Bupati Purworejo Yuli Hastuti yang mengusulkan pembangunan SMK Negeri di Kecamatan Bruno.