Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya BGN memastikan makanan yang diberikan melalui program MBG memenuhi standar keamanan bagi penerima manfaat.
Sudaryono menegaskan, aspek keamanan dan kesehatan tidak dapat dikompromikan dalam pelaksanaan program MBG.
Menurutnya, kualitas makanan harus diikuti dengan penerapan higiene dan sanitasi yang memadai di setiap dapur.
“Ini membahayakan keamanan, kesehatan, dan nyawa dari penerima manfaat kita. Jadi kalau mau sebagus apa pun, jika secara higienis dan sanitasinya tidak layak, maka harus disuspend permanen,” pungkasnya. (*)