"Setiap bulan kami bersurat ke lurah, camat. Dan setiap bulan pun usulan kami juga banyak, bisa sampai ratusan yang berubah desil," katanya.
Perubahan desil dapat berupa peningkatan ataupun penurunan, bergantung pada kondisi ekonomi warga yang telah diverifikasi.
"Warga tidak mampu desilnya tinggi, warga mampu desilnya rendah, ini kan dasar dari usulan RT RW, kelurahan, itu kita lakukan perubahan. Setiap bulan banyak," ujarnya.
Karena itu, Agus mengajak masyarakat yang menemukan ketidaksesuaian data agar segera melapor melalui kelurahan.
Pemerintah akan menindaklanjuti laporan tersebut melalui mekanisme verifikasi dan pengusulan perubahan data.
"Kami sangat berharap dan berterima kasih kalau ditemukan misalkan tidak pas, dia mampu tapi desilnya rendah, sampaikan saja lapor ke kelurahan. Nanti pasti akan diusulkan untuk dilakukan perubahan data," tuturnya. (*)