Konten Semarang
Semarang

Disdik Semarang Latih 75 SMP Kelola Konten Edukatif di Media Sosial

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang mengajak 75 Sekolah Menegah Pertama (SMP) baik negeri maupun swasta untuk mengirimkan tim media sosialnya dalam kegiatan “Pelatihan Konten dan Artikel Menarik Untuk Media Sosial Sekolah”

Pria yang akrab disapa Nanda ini adalah pelaku media sosial berpengalaman. Dirinya pernah mengampu akun Instagram kenamaan seperti @udin_lar milik Udin Larahan yang merupakan selebgram ternama di Jawa Tengah.

“Nah mas Udin itu kan memang tema kontennya itu humor ya. Jadi nggak bisa memakai footage yang serius atau formal. Tapi di situlah keunggulan dari konten-kontennya,” jelasnya.

Namun Nanda mengatakan, konsep full humor tak bisa diterapkan di media sosial resmi Lembaga Pendidikan. Karena Nanda sadar ada Batasan-batasan etis yang tak boleh dilanggar.

“Pastinya konsep Udin Larahan itu nggak bisa ya diterapkan di sini (Lembaga Pendidikan). Tapi kita harus mencari cara supaya konten pendidikan menghibur dan edukatif,” jelasnya.

Di akhir, M Husni Mushonifin selaku Jurnalis Pendidikan menjabarkan bahwa menulis caption dalam konten media sosial harus jelas.

“Informasi-informasi yang dituliskan dalam caption media sosial itu harus jelas dan langsung ke intinya. Soalnya kalau terlalu Panjang penjabarannya, apalagi terlalu teoritis bisa bikin banyak orang bosan melihat,” tutupnya.

Halaman 3 dari 3