Konten Semarang
Semarang

Hampir Rampung! Jembatan Honggowongso Ditarget Selesai 19 Juni

Pembangunan Jembatan Honggowongso selesai 19 Juni. DPU Semarang sebut jembatan baru bisa dilewati setelah 21 hari masa perawatan beton.

Hampir Rampung! Jembatan Honggowongso Ditarget Selesai 19 Juni
Hampir Rampung! Jembatan Honggowongso Ditarget Selesai 19 Juni

KONTENSEMARANG.COM – Proyek rekonstruksi Jembatan Honggowongso yang berlokasi di Kelurahan Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, kini memasuki tahap akhir. 

Memasuki bulan pertama pengerjaan, proyek ini tinggal menyisakan pengecoran pelat lantai atas yang nantinya akan difungsikan sebagai badan jalan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Suwarto, memastikan bahwa progres proyek yang dikerjakan sejak 19 Mei 2026 ini berjalan sesuai rencana dan ditargetkan tuntas pada 19 Juni 2026.

Kendati demikian, warga belum bisa langsung melintasi jembatan tersebut setelah konstruksi selesai, lantaran beton harus melewati masa perawatan (*curing*) agar mencapai kekuatan teknis maksimal.

“Pekerjaan konstruksi ditargetkan selesai pada 19 Juni. Namun setelah itu masih ada masa tunggu umur beton minimal 21 hari agar kekuatannya benar-benar optimal,” ujar Suwarto.

Terkait fokus pengerjaan saat ini, ia menambahkan, “Saat ini tinggal pengecoran lantai atas jembatan yang akan digunakan sebagai badan jalan,” katanya.

Suwarto memaparkan, keputusan perombakan total jembatan ini diambil lantaran struktur bangunan lama sudah mengalami kerusakan parah akibat dimakan usia.

Kualitas material yang menurun drastis serta pondasi yang lapuk menjadi faktor utama ambruknya jembatan beberapa waktu lalu, sehingga rekonstruksi mutlak diperlukan demi keselamatan warga.

“Konstruksi lama memang sudah mengalami keausan. Material dan pondasinya sudah lapuk sehingga menyebabkan jembatan runtuh,” jelasnya.

Hingga saat ini, pihak DPU masih terus mengevaluasi sisa struktur jembatan yang belum dibongkar.

Walaupun perbaikan secara parsial seperti yang pernah diterapkan pada Jembatan Sirajudin sempat menjadi opsi, kondisi riil di lapangan membuat pembangunan ulang secara menyeluruh dinilai jauh lebih rasional.

“Kami masih melakukan pengecekan pada sisi lainnya. Tetapi melihat kondisi saat ini, kemungkinan besar jembatan akan dibangun ulang secara keseluruhan,” ungkapnya.

Langkah rekonstruksi total ini diyakini akan memberikan dampak positif jangka panjang bagi mobilitas masyarakat. “Kalau dibangun ulang seluruhnya, usia layanan jembatan akan lebih panjang dan tingkat keamanannya juga lebih terjamin,” pungkasnya. (*)

Baca Juga Otomatis

Rekomendasi berdasarkan kategori dan tag berita ini.

Artikel Selanjutnya

Hemat APBD, Disperkim Semarang Gandeng CSR Rawat Taman Kota
Semarang • 08 Juni 2026

Hemat APBD, Disperkim Semarang Gandeng CSR Rawat Taman Kota

Rekomendasi Redaksi