KONTENSEMARANG.COM – Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin mengapresiasi program pendampingan yang dilakukan mahasiswa Soegijapranata Catholic University terhadap pelaku usaha mikro, PKK, dan sekolah di Kota Semarang.
Menurutnya, program tersebut memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku usaha.
Apresiasi itu disampaikan saat membuka Expo, Talkshow, dan Workshop KKU/KKS/KKN Tematik Soegijapranata Catholic University di Kampus 1 universitas tersebut, Selasa (30/6).
Kegiatan tersebut menampilkan hasil pendampingan terhadap 104 usaha mikro, 27 PKK tingkat RT, serta empat SMA di Kota Semarang yang dilakukan oleh 810 mahasiswa selama dua bulan pada semester genap tahun akademik 2025/2026.
Dalam sambutannya, Iswar menyebut sejumlah pelaku UMKM mengalami peningkatan permintaan setelah memperoleh pendampingan dari mahasiswa, bahkan ada yang terpaksa menolak pesanan karena keterbatasan kapasitas produksi.
"Ini adalah sebuah peluang yang sangat besar bahwa ternyata permintaan masyarakat dari hasil karya nyata anak-anak mahasiswa membuat mereka kewalahan menerima order dari konsumen," ujar Iswar.
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan perlunya penguatan pendampingan pada aspek peningkatan kapasitas produksi, selain pemasaran, agar pelaku usaha mampu memenuhi tingginya permintaan pasar.
Iswar juga menilai kegiatan pengabdian masyarakat tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Semarang dalam memperkuat kawasan aglomerasi.
Ia mendorong Soegijapranata Catholic University memperluas pelaksanaan KKN hingga ke desa-desa di sekitar Kota Semarang guna mendukung pemerataan pertumbuhan ekonomi.
"Kami mengkhawatirkan terjadinya *urban sprawl*, pertumbuhan yang tiba-tiba dan tidak terencana di kawasan pinggiran. Untuk itu desa-desa sekitar Kota Semarang juga perlu diberdayakan agar ekonominya turut terjaga," kata Iswar.