Terkait penyelenggaraan pameran, Agustina menegaskan bahwa PPBI tetap menjadi pihak utama dalam pelaksanaannya, karena memiliki keahlian dalam mengelola dan menilai kualitas bonsai.
βPemkot mendukung penuh, tapi penyelenggara tetap dari PPBI. Mereka yang memahami teknis dan kualitas bonsai, jadi harus tetap berada di tangan yang tepat,β ujarnya.
Selain mendukung pendirian akademi dan pameran, Agustina juga mengusulkan agar event semacam ini bisa berlangsung lebih lama, bahkan menjadi destinasi wisata tematik.Β
Ia menawarkan lokasi seperti selasar depan Balai Kota sebagai alternatif rumah pamer bonsai yang bisa diakses publik.
βKalau pameran hanya sebentar, sayang. Harusnya bisa lebih lama agar jadi daya tarik wisata. Saya tawarkan mungkin bisa diadakan di selasar depan Balai Kota,β pungkasnya.