Baginya, rumah itu bukan sekadar bangunan sederhana, melainkan tempat aman untuk pulang setelah bekerja sekaligus tempat membesarkan anak-anaknya.
Saat menerima kunjungan Menteri dan Gubernur Jawa Tengah, Atikah juga menyampaikan bahwa lingkungan tempat tinggalnya cukup nyaman.
Menurutnya, kawasan perumahan tersebut bebas banjir dan telah dilengkapi infrastruktur yang memadai.
“Alhamdulillah di sini aman, tidak pernah banjir. Kondisinya juga jalannya bagus,” ucapnya.
Kunjungan kerja tersebut menjadi momentum bagi pemerintah untuk melihat langsung manfaat program rumah subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Di Perumahan Grand Amartha, rumah subsidi dipasarkan dengan harga sekitar Rp166 juta untuk tipe 30/60.
Kawasan hunian ini dikembangkan oleh PT Anugrah Jaya Land dengan total 116 unit rumah yang dibangun di atas lahan sekitar 13,5 hektare.
Perumahan tersebut juga telah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang seperti listrik PLN 1.300 watt, pasokan air dari sumur artesis, jalan beton selebar tujuh meter, drainase, taman bermain, hingga joglo sebagai ruang interaksi warga.
Lokasinya pun cukup strategis karena berada dekat dengan fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, pusat Kota Brebes, dan Mall Pelayanan Publik. (*)