Pertumbuhan ekonomi daerah mencapai 5,9 persen atau berada di atas rata-rata nasional, sedangkan tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 5,01 persen.
Di bidang pelayanan publik, Kota Semarang juga memperoleh predikat "Sangat Baik" dari pemerintah pusat.
Kemendagri menilai capaian tersebut didukung berbagai inovasi yang dijalankan Pemerintah Kota Semarang, antara lain digitalisasi pelayanan perpajakan, optimalisasi pendapatan daerah, penguatan peran BUMD dan BLUD, modernisasi pelayanan publik, serta integrasi data pendapatan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan.
Agustina menegaskan pengakuan tersebut menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Semarang untuk terus memperkuat kemandirian daerah melalui peningkatan PAD, percepatan digitalisasi sistem retribusi, optimalisasi aset daerah, penguatan investasi, serta pengambilan kebijakan berbasis data.
"Transformasi yang kami bangun harus bermuara pada meningkatnya kualitas hidup masyarakat. Itulah ukuran keberhasilan pembangunan yang sesungguhnya," tegas Agustina. (*)