KONTENSEMARANG.COM – Komitmen Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng dalam meningkatkan kualitas fasilitas publik kembali diwujudkan melalui pembenahan Stadion Tri Lomba Juang (TLJ). Demi menghadirkan fasilitas olahraga yang lebih representatif, Stadion TLJ akan ditutup sementara selama dua bulan untuk mendukung proses perbaikan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang. Keputusan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sarana olahraga bagi masyarakat dan atlet.
Penutupan stadion dijadwalkan berlangsung mulai Juli hingga Agustus 2026. Selama masa pengerjaan tersebut, Pemkot Semarang memastikan masyarakat tetap dapat memanfaatkan fasilitas olahraga lain yang tersedia. Salah satunya adalah Stadion Sidodadi yang baru selesai diperbaiki dan dinilai memiliki kualitas yang baik untuk menunjang aktivitas olahraga warga.
“Warga tetap bisa berolahraga di fasilitas lain milik Pemkot Semarang. Kita punya Stadion Sidodadi yang baru selesai diperbaiki dan kualitasnya juga sangat baik. Yang terpenting, masyarakat tetap terlayani selama proses pembenahan berlangsung,” ujar Agustina, Rabu (10/6).
Menurut Agustina, peningkatan kualitas fasilitas olahraga merupakan bagian dari langkah strategis untuk mewujudkan Semarang sebagai kota yang sehat, nyaman, sekaligus memiliki daya tarik sebagai tujuan olahraga dan wisata olahraga yang semakin diperhitungkan.
Penutupan sementara stadion dilakukan agar pekerjaan renovasi dapat berjalan optimal. Pasalnya, proyek renovasi lintasan atletik berstandar internasional membutuhkan material khusus dengan proses pemasangan yang harus dilakukan secara cermat dan tidak bisa dikerjakan terburu-buru. Pemerintah Kota Semarang ingin memastikan hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Saat melakukan peninjauan langsung ke Stadion TLJ, Agustina juga menegaskan pentingnya menjaga kualitas fasilitas publik yang telah dibangun. Menurutnya, kebersihan dan perawatan harus menjadi perhatian utama agar masyarakat dapat menikmati fasilitas tersebut dengan nyaman dan berkelanjutan.
“Fasilitas yang sudah diperbaiki harus dijaga kualitasnya. Kebersihan dan perawatannya juga harus menjadi perhatian serius agar masyarakat merasa nyaman saat menggunakannya,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang, Ferry Kuntoaji, menjelaskan bahwa proyek pembenahan saat ini telah memasuki tahap pra-kualifikasi lelang. Selain pekerjaan pada lintasan atletik, proyek tersebut juga mencakup perbaikan lapangan tenis yang berada di kawasan stadion.
Ferry menambahkan, lintasan atletik yang akan dibangun nantinya menggunakan material yang telah mengantongi sertifikasi International Association of Athletics Federations (IAAF) dengan masa garansi selama lima tahun. Seluruh pekerjaan ditargetkan selesai sebelum pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah pada Oktober 2026.
“Juli, Agustus, September pengerjaan dan penyempurnaan. Saya optimistis nanti bisa digunakan dengan layak untuk Porprov dan menjadi kebanggaan warga Semarang,” kata Agustina.