Gubernur Luthfi Kenang Michael Bambang Hartono, Tokoh Bisnis yang Berjasa Besar
KONTENSEMARANG.COM – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Chairman PT Djarum, Michael Bambang Hartono.
Sebagai bentuk penghormatan, Luthfi hadir langsung melayat saat jenazah disemayamkan di Gedung Olahraga (GOR) PB Djarum, Jati, Kabupaten Kudus, Selasa, 24 Maret 2026.
Berdasarkan pantauan di lokasi, ratusan pelayat dari berbagai kalangan tampak hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada salah satu tokoh bisnis terkemuka di Indonesia tersebut.
Jenazah Michael Bambang Hartono sebelumnya tiba di Kudus pada Minggu malam, 22 Maret 2026, setelah terlebih dahulu disemayamkan di Jakarta.
Kedatangannya di GOR Djarum disambut keluarga, kerabat, serta ratusan karyawan dalam suasana khidmat dan penuh haru.
Prosesi persemayaman di Kudus berlangsung selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 Maret 2026.
Masyarakat umum diberi kesempatan untuk melayat dan mendoakan almarhum sebelum rencana pemakaman di Rembang pada Rabu, 25 Maret 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Luthfi mengungkapkan rasa kehilangan atas kepergian sosok yang dinilainya memiliki kontribusi besar, tidak hanya di dunia usaha, tetapi juga bagi masyarakat Jawa Tengah.
“Kita sangat kehilangan tokoh nasional, pengusaha nasional dari wilayah kita. Ini menjadi duka yang mendalam,“ ujar Luthfi.
Ia menyampaikan, atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan masyarakat, khususnya Kudus, dirinya mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya.
“Saya sebagai Gubernur Jawa Tengah bersama seluruh masyarakat, khususnya wilayah Kudus, mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga amal ibadah beliau diterima,” katanya.
Luthfi mengenang almarhum sebagai pribadi yang baik serta memiliki kontribusi besar dalam pembangunan.
Ia juga menilai peran almarhum masih terus dirasakan hingga kini, termasuk melalui berbagai program sosial seperti mudik gratis dan pengembangan ekonomi hijau.
“Hari ini sejak saya menjadi Gubernur, melalui Pak Bupati, program mudik gratis juga didukung Djarum. Termasuk pengembangan green economy, Djarum menjadi salah satu yang mendunia,” ujarnya.
Sebagai informasi, Bambang Hartono meninggal dunia pada Kamis, 19 Maret 2026 di Singapura dalam usia 86 tahun.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar Djarum, tetapi juga dunia usaha nasional.
Semasa hidupnya, Bambang Hartono dikenal sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia bersama saudaranya, Robert Budi Hartono.
Ia berperan besar dalam mengembangkan Grup Djarum menjadi perusahaan besar yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari industri rokok hingga perbankan.
Selain dikenal di dunia bisnis, almarhum juga aktif dalam kegiatan filantropi dan olahraga.
Melalui PB Djarum dan Djarum Foundation, ia turut melahirkan banyak atlet bulu tangkis berprestasi serta menjalankan berbagai program sosial di bidang pendidikan dan lingkungan. (*)
redaksi