Ia menilai, penelitian yang telah dilakukan perlu memiliki peluang untuk diwujudkan melalui program maupun kegiatan nyata.
Dengan demikian, hasil kajian dapat memberikan manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat sekaligus membantu pemerintah dalam menjawab tantangan pembangunan.
Keberadaan 51 ringkasan kebijakan tersebut menjadi salah satu bentuk pemanfaatan karya penelitian untuk memperkuat dasar pengambilan keputusan pemerintah daerah.
Peneliti Diharapkan Terlibat dalam Pengembangan Wilayah
Selain mendorong implementasi hasil kajian, Ahmad Luthfi juga menyampaikan harapan agar para peneliti siap terlibat ketika pemerintah membutuhkan dukungan keilmuan.
Menurutnya, hasil penelitian yang telah disusun dapat menjadi bahan untuk pengembangan wilayah, baik di Jawa Tengah maupun provinsi lainnya.
Karena itu, para peneliti diharapkan memiliki kesiapan untuk memberikan kontribusi apabila diminta membantu pemerintah dalam menangani persoalan pembangunan.
Luthfi menegaskan bahwa kegiatan penelitian harus memiliki manfaat yang lebih luas daripada sekadar menghasilkan karya tulis.
Salah satu manfaat yang menjadi perhatian adalah kemampuan hasil riset dalam membantu pemerintah mengidentifikasi kemungkinan dampak dari suatu program.
Melalui kajian yang dilakukan sebelum kebijakan dijalankan, potensi persoalan diharapkan dapat diketahui lebih awal.
"Dengan adanya riset, minimal dapat memitigasi dampak negatif program lebih awal. Ini yang kami hargai dan apresiasi," jelasnya.