| Peringkat | Kontingen |
|---|---|
| 1 | Kota Semarang |
| 2 | Kota Surakarta |
| 3 | Kota Salatiga |
| 4 | Kabupaten Grobogan |
| 5 | Kabupaten Banyumas |
Kota Semarang menjadi satu-satunya kontingen yang rincian perolehan medalinya disebutkan dalam data tersebut, yakni 177 emas, 115 perak, dan 118 perunggu.
Meski lima daerah menempati posisi teratas klasemen, KONI Jawa Tengah menekankan bahwa prestasi tidak hanya ditunjukkan oleh kontingen yang masuk kelompok tersebut.
KONI Sebut Prestasi Tersebar di Berbagai Daerah
Sujarwanto Dwiatmoko mengatakan perolehan medali selama Porprov XVII menunjukkan adanya prestasi yang dihasilkan atlet dari berbagai kabupaten dan kota.
Menurutnya, daerah yang tidak menempati posisi lima besar tetap memiliki pencapaian yang patut diperhatikan.
Hal tersebut terlihat dari penyebaran medali yang diperoleh kontingen peserta.
“Bukan berarti yang lain tidak berprestasi. Karena medali emas dan perolehan medali hampir merata di seluruh kontingen kabupaten dan kota,” tutupnya.
Sujarwanto berharap pembinaan atlet di seluruh daerah terus dilaksanakan agar prestasi olahraga Jawa Tengah semakin berkembang.
Dengan keterlibatan 35 kabupaten dan kota, Porprov menjadi bagian dari proses pembinaan yang memberikan kesempatan kepada atlet daerah untuk bersaing dan memperoleh pengalaman pertandingan.
Pencapaian selama kompetisi juga diharapkan menjadi bekal untuk menghadapi kejuaraan berikutnya.
Kedu Raya Bersiap Menyambut Porprov XVIII Tahun 2030
Berakhirnya Porprov XVII Jawa Tengah 2026 menandai dimulainya persiapan menuju penyelenggaraan berikutnya pada 2030.