Ia mengambil jurusan Computer Science and Technology, bidang pendidikan yang berkaitan dengan ilmu komputer dan teknologi.
Kehidupan sebagai mahasiswa di luar negeri memberikan pengalaman berbeda dibandingkan kesehariannya selama tinggal di pesantren.
Ketika masih berada di pondok, Khafidz terbiasa menjalankan aktivitas bersama teman-temannya, mulai dari bangun tidur hingga melaksanakan ibadah secara berjamaah.
Namun, setelah berada di China, ia harus beradaptasi dengan kehidupan yang menuntut kemandirian lebih besar.
Berbagai kegiatan sehari-hari kini harus diatur dan dijalankan sendiri.
Perubahan tersebut menjadi bagian dari proses penyesuaian yang dilalui Khafidz selama menempuh pendidikan.
Di luar kegiatan akademik, ia juga memperoleh kesempatan berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai negara.
Pengalaman itu memperluas wawasannya mengenai kebiasaan, kehidupan, serta cara berpikir masyarakat dari latar belakang yang berbeda.
Khafidz juga mengikuti kegiatan pengembangan kemampuan di lingkungan kampus, termasuk aktivitas klub yang berkaitan dengan robotika.
Baginya, pengalaman belajar di luar negeri tidak hanya berhubungan dengan pencapaian akademik.