Konten Semarang
Pendidikan

Pesantren Obah Antarkan Santri Jateng Kuliah di Luar Negeri

Program Pesantren Obah Pemprov Jateng mengantar santri kuliah ke China dan Mesir. Tahun 2026, total anggaran beasiswa mencapai Rp6,8 miliar.

Program Pesantren Obah Pemprov Jateng mengantar santri kuliah ke China dan Mesir. Tahun 2026, total anggaran beasiswa mencapai Rp6,8 miliar.
Program Pesantren Obah Pemprov Jateng mengantar santri kuliah ke China dan Mesir. Tahun 2026, total anggaran beasiswa mencapai Rp6,8 miliar.
Foto: Humas Prov Jateng

Ia mengambil jurusan Computer Science and Technology, bidang pendidikan yang berkaitan dengan ilmu komputer dan teknologi.

Kehidupan sebagai mahasiswa di luar negeri memberikan pengalaman berbeda dibandingkan kesehariannya selama tinggal di pesantren.

Ketika masih berada di pondok, Khafidz terbiasa menjalankan aktivitas bersama teman-temannya, mulai dari bangun tidur hingga melaksanakan ibadah secara berjamaah.

Namun, setelah berada di China, ia harus beradaptasi dengan kehidupan yang menuntut kemandirian lebih besar.

Berbagai kegiatan sehari-hari kini harus diatur dan dijalankan sendiri.

Perubahan tersebut menjadi bagian dari proses penyesuaian yang dilalui Khafidz selama menempuh pendidikan.

Di luar kegiatan akademik, ia juga memperoleh kesempatan berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai negara.

Pengalaman itu memperluas wawasannya mengenai kebiasaan, kehidupan, serta cara berpikir masyarakat dari latar belakang yang berbeda.

Khafidz juga mengikuti kegiatan pengembangan kemampuan di lingkungan kampus, termasuk aktivitas klub yang berkaitan dengan robotika.

Baginya, pengalaman belajar di luar negeri tidak hanya berhubungan dengan pencapaian akademik.

Baca Juga Otomatis

Rekomendasi berdasarkan kategori dan tag berita ini.

Halaman 5 dari 10

Artikel Selanjutnya

Polines Edukasi Siswa SMAN 3 Salatiga tentang Risiko Investasi di Era Digital
Pendidikan • 16 Oktober 2026

Polines Edukasi Siswa SMAN 3 Salatiga tentang Risiko Investasi di Era Digital

Rekomendasi Redaksi