Pembangunan kedua jenis infrastruktur tersebut menjadi bagian dari rangkaian pekerjaan fisik yang dilaksanakan selama program berlangsung.
Tidak hanya berfokus pada jalan dan jembatan, kegiatan ini juga mencakup penyediaan sarana air melalui pembangunan sumur bor.
Sebanyak 80 titik sumur bor masuk dalam program pembangunan yang dilaksanakan di Kabupaten Banyumas dan Kebumen.
Berbagai kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pembangunan fasilitas yang ditujukan untuk mendukung kebutuhan masyarakat di wilayah sasaran.
Sebanyak 150 Rumah Tidak Layak Huni Direhabilitasi
Selain pembangunan jalan, jembatan, dan sumur bor, Bakti TNI AD untuk Rakyat 2026 juga memberikan perhatian terhadap kondisi hunian masyarakat.
Dalam program tersebut, sebanyak 150 rumah tidak layak huni direncanakan mendapatkan rehabilitasi.
Perbaikan rumah menjadi salah satu kegiatan fisik yang dilaksanakan bersamaan dengan pembangunan berbagai fasilitas umum.
Program rehabilitasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Bakti TNI AD yang diarahkan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.
Di samping perbaikan hunian, Kodam IV/Diponegoro juga melaksanakan sejumlah kegiatan pembangunan dan pembenahan fasilitas lainnya.
Program tersebut meliputi pembangunan fasilitas sanitasi, revitalisasi sekolah, serta perbaikan tempat ibadah.