Konten Semarang
Semarang

57 PKL Kaligawe Semarang Dibongkar, Agustina Wilujeng Dukung Normalisasi Saluran Air

Sebanyak 57 PKL Kaligawe ditertibkan untuk mendukung normalisasi saluran sepanjang empat kilometer guna mengurangi risiko banjir.

57 PKL Kaligawe Semarang Dibongkar, Agustina Wilujeng Dukung Normalisasi Saluran Air
57 PKL Kaligawe Semarang Dibongkar, Agustina Wilujeng Dukung Normalisasi Saluran Air

KONTENSEMARANG.COM – Pemerintah Kota Semarang mulai melakukan penataan kawasan Kaligawe sebagai bagian dari persiapan normalisasi saluran air yang direncanakan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). 

Proyek tersebut akan membentang sepanjang kurang lebih empat kilometer, mulai dari kawasan Terboyo hingga perbatasan Kota Semarang dengan Kabupaten Demak.

Normalisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan saluran dalam menampung dan mengalirkan air sehingga risiko banjir di kawasan Kaligawe bisa ditekan, terutama saat musim hujan.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menyatakan dukungannya terhadap rencana perbaikan infrastruktur tersebut. Menurutnya, pembenahan saluran menjadi kebutuhan penting mengingat kawasan Kaligawe kerap mengalami genangan ketika curah hujan tinggi.

Sebagai langkah awal, Pemkot Semarang bersama instansi terkait mulai mengosongkan area yang akan digunakan untuk pekerjaan proyek.

Sebanyak 57 pedagang kaki lima (PKL) yang menempati kawasan depan eks Terminal Terboyo hingga sepanjang saluran Jalan Kaligawe ditertibkan pada Selasa (3/11/2026).

Agustina menilai, normalisasi saluran merupakan bagian dari upaya memperkuat sistem pengendalian banjir di wilayah tersebut. Ia juga menekankan bahwa penanganan persoalan banjir tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak, melainkan membutuhkan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.

“Penanganan banjir membutuhkan kerja bersama. Kami mendukung rencana Kementerian PU melakukan normalisasi saluran Kaligawe. Upaya ini penting untuk memperbaiki fungsi saluran dan mengurangi potensi luapan air saat musim penghujan,” ujar Agustina, dalam keterangannya, Rabu (4/11/2026).

Ia berharap proyek tersebut mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam mengurangi genangan yang selama ini mengganggu aktivitas di kawasan Kaligawe. Perbaikan saluran juga diharapkan menunjang kelancaran mobilitas warga dan kegiatan ekonomi setempat.

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Kusnandir, mengatakan penertiban puluhan PKL tersebut dilaksanakan melalui koordinasi dengan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU dan Kecamatan Genuk.

Sebelum pembongkaran dilakukan, pemerintah telah memberikan pemberitahuan dan sosialisasi kepada para pedagang mengenai rencana normalisasi saluran serta penyiapan lokasi pekerjaan.

Proses pengosongan area ditargetkan tuntas pada pekan ini agar pelaksanaan proyek dapat berjalan sesuai tahapan yang telah disusun.

Kementerian PU sendiri merencanakan pekerjaan fisik normalisasi saluran Kaligawe mulai pekan depan. Seluruh rangkaian proyek ditargetkan selesai pada akhir Desember 2026.

Adapun pengerjaan meliputi pengangkatan endapan lumpur, pembersihan sampah yang menghambat aliran air, serta penguatan pondasi pada kedua sisi saluran.

Dengan pembenahan tersebut, kapasitas saluran diharapkan semakin optimal dalam mengalirkan air. Langkah ini sekaligus menjadi upaya mengantisipasi luapan air ketika Kota Semarang diguyur hujan dengan intensitas tinggi. (*)

Baca Juga Otomatis

Rekomendasi berdasarkan kategori dan tag berita ini.

Menampilkan semua halaman artikel.

Artikel Selanjutnya

Simpang Lima Semarang
Semarang • 04 November 2026

Mau Sewa Lapangan Simpang Lima? Ini Cara Mengajukan Izin ke Disperkim Semarang

Rekomendasi Redaksi