Untuk membantu masyarakat menjaga daya tahan tubuh selama perubahan cuaca, Dinkes Kota Semarang membagikan lima langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam keseharian, yakni:
1. Rutin beraktivitas fisik: Biasakan bergerak atau berjalan kaki setidaknya 6.000 langkah setiap hari.
2. Penuhi kebutuhan gizi: Terapkan pola makan seimbang sesuai panduan Isi Piringku.
3. Cukupi waktu istirahat: Usahakan tidur malam selama 6–8 jam.
4. Terapkan etika batuk dan penggunaan masker: Kenakan masker saat mengalami flu atau batuk untuk mengurangi risiko penularan.
5. Lakukan pemeriksaan dini: Manfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang tersedia di puskesmas terdekat.
Selain mengimbau masyarakat menjaga kesehatan secara mandiri, Dinkes juga memperkuat pemantauan penyakit menular dengan mengerahkan tim surveilans dan petugas epidemiologi di seluruh puskesmas Kota Semarang.
Tim tersebut bertugas memantau perkembangan potensi penyakit di lingkungan masyarakat secara real-time agar peningkatan kasus dapat diketahui lebih cepat.
“Kawan-kawan epidemiologi dan tim surveilans hari ini juga konsolidasi untuk memastikan kesiapan di wilayahnya masing-masing. Di samping itu, kami mengajak warga rutin cek kesehatan gratis di puskesmas untuk mendeteksi dini lonjakan tensi darah atau gula darah agar terhindar dari komplikasi saat cuaca ekstrem,” pungkasnya. (*)