Sepanjang 2025, Pemkot Semarang Borong Puluhan Penghargaan Bergengsi
Sepanjang 2025, Pemkot Semarang meraih puluhan penghargaan nasional atas inovasi, pelayanan publik, dan tata kelola.
KONTENSEMARANG.COM – Pemerintah Kota Semarang di bawah kepemimpinan Wali Kota Agustina Wilujeng berhasil menorehkan prestasi gemilang sepanjang tahun 2025. Puluhan penghargaan tingkat nasional dan regional diraih sebagai bentuk pengakuan atas kinerja Pemkot Semarang dalam tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, inovasi, serta pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Wali Kota Agustina menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah dengan dukungan masyarakat.
“Penghargaan bukan tujuan akhir. Yang paling penting adalah bagaimana pemerintah hadir dan memberi dampak nyata bagi warga,” ujarnya.
Sepanjang 2025, apresiasi datang dari berbagai lembaga kementerian, institusi negara, media nasional, hingga organisasi independen. Pada sektor inklusi sosial dan kepemimpinan perempuan, Semarang dinobatkan sebagai Kota Pionir Pembangunan Inklusi Sosial oleh SETARA–INKLUSI. Kota ini juga meraih Anugerah Puspa Bangsa serta Women’s Inspiration Awards untuk kategori kebijakan publik dan transparansi anggaran.
Di bidang pelayanan publik, Pemkot Semarang memperoleh Predikat Utama Kota Layak Anak (KLA) 2025 dari Kementerian PPPA, penghargaan Keterbukaan Informasi Publik kategori Informatif, serta nilai “AA” dari Arsip Nasional RI atas pengawasan kearsipan. Selain itu, Semarang juga menyabet Harmony Award dari Kementerian Agama sebagai pemerintah kota dengan kinerja terbaik pertama di Indonesia.
Transformasi digital menjadi salah satu kekuatan utama. Kota Semarang meraih Gadjah Mada Digital Transformation Governance Index Award 2025 sebagai pemerintah kota terbaik nasional. Capaian ini diperkuat dengan predikat Kota Sangat Inovatif dalam Innovative Government Award (IGA) 2025 dari Kemendagri serta CNN Indonesia Award kategori Smart City Excellence.
Pada sektor lingkungan dan keberlanjutan, Semarang menerima penghargaan UI Green City Metric Awards, Anugerah ProKlim, Kota Sehat kategori Swasti Saba Wiwerda, serta apresiasi atas pengembangan UMKM, pasar tertib ukur, dan akses pendidikan.
Agustina menekankan bahwa deretan penghargaan ini menjadi modal penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor.
“Ke depan, Pemkot Semarang berkomitmen menjaga konsistensi kebijakan agar pembangunan kota terus berjalan inklusif, berkelanjutan, dan berpihak pada kebutuhan seluruh warganya,” tegasnya.
kontensemarang 

