Sukseskan MTQ Nasional 2026, Taj Yasin Gandeng Garuda Siapkan Dukungan Penerbangan ke Jateng
KONTENSEMARANG.COM — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggandeng maskapai Garuda Indonesia untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional 2026 yang akan berlangsung pada 11–21 September mendatang di Jawa Tengah.
Kolaborasi tersebut dibahas dalam pertemuan antara Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen dengan jajaran Garuda Indonesia di kantor Wakil Gubernur Jateng, Senin (25/5/2026).
Taj Yasin menjelaskan, MTQ Nasional merupakan agenda berskala nasional yang diproyeksikan menghadirkan ribuan peserta, official, dan tamu dari berbagai daerah di Indonesia.
Karena itu, kesiapan sektor transportasi udara menjadi salah satu aspek penting yang perlu dipersiapkan sejak awal.
Menurutnya, pengalaman dari sejumlah daerah yang sebelumnya menjadi tuan rumah menunjukkan adanya peningkatan kebutuhan penerbangan selama pelaksanaan MTQ berlangsung.
“Kita coba belajar ke beberapa provinsi lain, biasanya memang ada penambahan flight (penerbangan) di siang hari,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembukaan MTQ Nasional umumnya dihadiri para kepala daerah hingga Presiden Republik Indonesia sehingga aksesibilitas menuju lokasi kegiatan harus dipastikan berjalan optimal.
Pemprov Jawa Tengah juga berharap penyelenggaraan MTQ Nasional tidak hanya berjalan sukses dari sisi pelaksanaan acara, tetapi turut memberikan efek positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
General Manager Garuda Indonesia Branch Semarang, Stanislaus Radityo Adi Putranto, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung kebutuhan transportasi selama MTQ Nasional 2026, termasuk peluang penambahan jadwal penerbangan atau *extra flight* menuju Jawa Tengah.
“MTQ Nasional ini salah satu event besar yang selalu ramai di daerah manapun. Dan Jawa Tengah tahun ini diamanahkan menjadi tuan rumah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Garuda Indonesia telah berkoordinasi dengan Kementerian Agama dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah guna memetakan kebutuhan penerbangan selama agenda berlangsung.
Saat ini, pihak maskapai juga tengah mengumpulkan data terkait jumlah peserta, jadwal pembukaan dan penutupan, hingga lokasi kegiatan sebagai dasar pengajuan dukungan operasional kepada kantor pusat.
“Kami menyampaikan kemungkinan akan ada extra flight dari Garuda sebagai bentuk dukungan membuka akses dari peserta-peserta di luar Pulau Jawa terutama untuk ke Semarang,” katanya.
Selain mengoptimalkan layanan melalui Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Garuda Indonesia juga membuka opsi pemanfaatan Bandara Adi Soemarmo Solo sebagai jalur alternatif kedatangan dan kepulangan kontingen.
“Semarang rata-rata lebih ramai, tapi nanti kami juga akan mengoptimalkan Solo apabila diperlukan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah Arif Djatmiko menyebut sejumlah daerah peserta mulai melakukan persiapan kehadiran dengan memesan akomodasi di Semarang.
“Sudah ada beberapa yang berkontak, setidaknya sembilan daerah dan mereka mulai booking hotelnya,” ujarnya. (*)
redaksi