HUT ke-479, Wali Kota Agustina Tegaskan Semarang sebagai Kota Inklusif dan Maju

HUT ke-479 Semarang, Wali Kota Agustina tegaskan pembangunan inklusif dengan 14 program “Kado Hebat” bagi masyarakat.

HUT ke-479, Wali Kota Agustina Tegaskan Semarang sebagai Kota Inklusif dan Maju
HUT ke-479 Semarang, Wali Kota Agustina tegaskan pembangunan inklusif dengan 14 program “Kado Hebat” bagi masyarakat.

KONTENSEMARANG.COM - Pemerintah Kota Semarang menegaskan arah pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan dalam momentum Hari Jadi ke-479. Wali Kota Agustina Wilujeng Pramestuti menyampaikan komitmen tersebut saat memimpin upacara di halaman Balai Kota, Sabtu (2/5/2026).

Upacara berlangsung dengan khidmat dan diikuti berbagai unsur, mulai dari jajaran pemerintah daerah, akademisi, aparat keamanan, hingga tokoh masyarakat. Sejumlah perwakilan lembaga seperti kepolisian, TNI, kejaksaan, pengadilan, serta Kementerian Agama turut hadir, menandai kuatnya kolaborasi lintas sektor di Kota Semarang.

Dalam amanatnya, Agustina menekankan bahwa fondasi utama kemajuan kota terletak pada semangat kebersamaan yang telah terbangun sejak lama.
“Semarang adalah rumah besar. Rumah yang lahir dari gotong royong lintas generasi, lintas latar belakang, dan lintas cerita,” tegasnya.

Mengusung tema “Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat”, pemerintah kota mendorong percepatan pembangunan melalui lima pilar utama: Semarang Bersih, Semarang Sehat, Semarang Cerdas, Semarang Makmur, dan Semarang Tangguh.

Sejumlah indikator pembangunan menunjukkan capaian positif. Di antaranya, keberadaan 1.449 bank sampah yang menghasilkan nilai ekonomi hampir Rp2 miliar, cakupan jaminan kesehatan yang telah menyentuh seluruh warga, hingga penurunan angka stunting menjadi 4,99 persen. Selain itu, angka putus sekolah berhasil ditekan hingga nol persen, sementara pertumbuhan ekonomi kota tercatat mencapai 6,42 persen.

Sebagai bagian dari peringatan ini, pemerintah juga meluncurkan 14 program prioritas yang disebut sebagai “Kado Hebat” untuk masyarakat. Program tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari keringanan pajak, layanan transportasi, hingga fasilitas yang lebih ramah bagi penyandang disabilitas.

“Masyarakat akan mendapatkan banyak kado. Ada 14 program, mulai dari pajak, transportasi, hingga layanan untuk kelompok disabilitas,” ujar Agustina.

Rangkaian acara juga dimeriahkan dengan peluncuran logo HUT, filateli, pemberian penghargaan kota toleran, pertunjukan budaya, serta penyerahan santunan dan hadiah lomba kepada masyarakat.

Menutup sambutannya, Agustina kembali mengajak seluruh warga untuk menjaga semangat kolektif dalam membangun kota.
“Semarang adalah rumah kita bersama. Rumah yang kita jaga agar nyaman bagi setiap penghuninya,” pungkasnya.

Peringatan Hari Jadi ke-479 ini sekaligus mempertegas komitmen Pemerintah Kota Semarang untuk menghadirkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga pemerataan dan kesejahteraan sosial.