Konten Semarang
Pendidikan

Berkat Beasiswa Pemprov Jateng, Santri Kudus Bisa Kuliah Kedokteran Gigi

Beasiswa Pemprov Jateng membantu santri mengejar pendidikan tinggi, termasuk Aqila yang kini kuliah Kedokteran Gigi Undip.

Berkat Beasiswa Pemprov Jateng, Santri Kudus Bisa Kuliah Kedokteran Gigi
Berkat Beasiswa Pemprov Jateng, Santri Kudus Bisa Kuliah Kedokteran Gigi

Sebagai bentuk komitmen setelah menerima beasiswa, Aqila berencana mengabdikan ilmu yang diperolehnya di Pondok Pesantren El Fat El Islami Kudus.

Ia juga mengajak para santri di seluruh Indonesia untuk tidak takut memiliki cita-cita tinggi dan mengejar pendidikan sesuai bidang yang diminati.

Kesempatan serupa dirasakan Akhmad Khafidz Al Mubarok. Santri penerima beasiswa lainnya itu mengaku bahagia karena dapat melanjutkan kuliah S1 bidang saintek di Dalian University of Technology, China.

Khafidz memilih jurusan computer science and technology karena telah memiliki ketertarikan pada bidang tersebut sejak kecil.

Ia juga ingin memperdalam ilmu teknologi di China yang dikenal sebagai salah satu pusat perkembangan teknologi.

"Sangat bahagia karena bisa membantu perekonomian orang tua. Pilih jurusan computer science and technology karena dari kecil sudah minat dan ingin mendalaminya di salah satu pusat teknologi yaitu China," ujarnya.

Program beasiswa santri dan pengasuh pondok pesantren tersebut merupakan bagian dari program Pesantren Obah yang digagas Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen.

Program ini mencakup beasiswa jenjang S1, S2, dan S3 di perguruan tinggi dalam maupun luar negeri melalui Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP).

Pada 2026, total hibah beasiswa yang disalurkan mencapai Rp8,34 miliar dengan 73 penerima. Jumlah tersebut terdiri atas 15 penerima beasiswa luar negeri, 27 santri penerima beasiswa dalam negeri, serta 31 pengasuh yang mendapatkan beasiswa dalam negeri.

Untuk penerima beasiswa luar negeri, rinciannya meliputi tiga santri bidang saintek ke China, delapan santri ke Mesir yang terdiri atas satu orang bidang kedokteran Al-Azhar dan tujuh orang bidang keislaman Al-Azhar, tiga santri ke Al-Ahqof Yaman, serta satu santri yang mengikuti program double degree.

Baca Juga Otomatis

Rekomendasi berdasarkan kategori dan tag berita ini.

Halaman 2 dari 3

Artikel Selanjutnya

USM Dorong Wisata Bahari Surodadi Demak Naik Kelas dengan Perahu Listrik PLTS
Pendidikan • 13 Agustus 2026

USM Dorong Wisata Bahari Surodadi Demak Naik Kelas dengan Perahu Listrik PLTS

Rekomendasi Redaksi