Konten Semarang
Parlemen

DPRD Kota Semarang Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Akses Modal dan Digitalisasi

DPRD Kota Semarang dorong UMKM naik kelas dengan dukungan regulasi, akses modal, pelatihan, hingga pemasaran digital untuk tembus pasar global.

×
IMG_0044

KONTENSEMARANG.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang menegaskan komitmennya dalam mendorong perekonomian daerah melalui penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Wahyu “Liluk” Winarto, menyebut pihaknya akan terus mendukung pertumbuhan UMKM agar semakin eksis dan naik kelas.

Menurut Liluk, pemerintah daerah bersama DPRD harus hadir untuk menciptakan iklim usaha yang sehat. Salah satunya dengan memangkas regulasi yang dinilai menghambat perkembangan UMKM.

“Pertumbuhan usaha masyarakat harus terus bergeliat. Regulasi jangan sampai menjadi penghalang. Kami juga mendorong pendampingan dari Dewan Ekonomi Kreatif dan Dinas Koperasi dan UMKM agar hasilnya semakin nyata,” ujar Liluk.

Pentingnya Akses Modal untuk UMKM

Selain regulasi, Liluk menilai permodalan masih menjadi kendala klasik yang dihadapi pelaku UMKM. Oleh karena itu, pemerintah perlu memfasilitasi agar pelaku usaha kecil dapat lebih mudah mendapatkan akses bantuan modal dari stakeholder maupun perusahaan besar.

“Modal adalah faktor pengungkit. Dengan dukungan dari berbagai pihak, UMKM bisa berkembang dan membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” tambahnya.

Digitalisasi Jadi Peluang Baru

Di era globalisasi, Liluk menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital. Menurutnya, pelaku UMKM kini bisa memperluas jaringan pemasaran tanpa harus memiliki lokasi strategis secara fisik.

“Kalau dulu orang sibuk mencari tempat usaha, sekarang dengan marketplace produk bisa dijual dari mana saja. Tinggal bagaimana pelaku UMKM lebih kreatif dan tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah,” jelasnya.

Dinas Koperasi dan UMKM: Fokus pada Pelatihan

Halaman 1 dari 2