Konten Semarang
Regional

Hari Jadi Ke-81 Jateng: Dari Sawah Jawa Tengah untuk Meja Makan Indonesia

Pertanian Jateng terus diperkuat untuk menopang pangan nasional, dengan target produksi padi 10,55 juta ton GKG pada 2026.

Pertanian Jateng terus diperkuat untuk menopang pangan nasional, dengan target produksi padi 10,55 juta ton GKG pada 2026.
Pertanian Jateng terus diperkuat untuk menopang pangan nasional, dengan target produksi padi 10,55 juta ton GKG pada 2026.

“Gapoktan kita openi, dari mulai pembibitan, pemupukan, sampai pascapanen,” katanya. 

Walakin, tantangan belum selesai. Perubahan musim, ancaman kekeringan, alih fungsi lahan, dan distribusi hasil panen masih harus dihadapi. Karena itu, pemetaan wilayah rawan kekeringan, pipanisasi, sumurisasi, pemanfaatan sumber air baku, hingga penyaluran pompa terus dilakukan. Jawa Tengah juga telah menerima sekitar 17 ribu pompa untuk didistribusikan sesuai kebutuhan daerah. 

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares, mengingatkan bahwa produksi yang melimpah perlu diimbangi dengan distribusi yang merata.
“Yang perlu menjadi perhatian berikutnya adalah distribusi, agar surplus ini bisa merata dan menjaga stabilitas harga,” kata dia. 

Di usia ke-81, Jawa Tengah meneguhkan perannya: merawat petani, menjaga sawah, dan terus menjadi salah satu lumbung pangan bagi negeri. (*)

Baca Juga Otomatis

Rekomendasi berdasarkan kategori dan tag berita ini.

Halaman 3 dari 3

Artikel Selanjutnya

Akses pendidikan Jateng diperluas melalui sekolah gratis, kemitraan, beasiswa, SMANKO, hingga program Sister Province ke Korea Selatan.
Regional • 16 Agustus 2026

Hari Jadi Ke-81 Jateng: Akses Pendidikan Kian Luas dan Gratis, Harapan Tak Lagi Terkikis

Rekomendasi Redaksi