Selain memberikan bantuan kepada pengemudi ojol perempuan, Agustina juga mendorong Warisan Cinta Community untuk turut memperhatikan persoalan ketenagakerjaan yang berkembang di Kota Semarang.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah dampak pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap ratusan pekerja pabrik.
Ia mengajak komunitas tersebut bersama-sama membantu meringankan beban para pekerja yang terdampak beserta keluarganya.
"Saya berharap kehadiran komunitas ini dapat menjadi salah satu ruang untuk bersama-sama memikirkan isu ketenagakerjaan kita, termasuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak PHK agar dampaknya bisa kita ringankan bersama," tuturnya.
Menurut Agustina, kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dunia usaha, dan masyarakat merupakan modal penting untuk menjaga kondisi sosial sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi warga.
Ia berharap semangat kebersamaan tersebut dapat terus berkembang sehingga berbagai persoalan masyarakat dapat ditangani secara bersama-sama.
"Gotong royong ini harus terus kita jaga. Dengan semangat kebersamaan ini, Warisan Cinta Community dan Pemerintah Kota Semarang dapat terus berbuat lebih banyak untuk masyarakat," pungkasnya. (*)