Begitu pula dengan ketersediaan Minyakita yang terus disuplai oleh Bulog ke pasar-pasar.
Selain pemantauan melalui aplikasi, pengendalian harga juga dilakukan dengan pengecekan langsung di lapangan serta intervensi melalui PT Jateng Agro Berdikari (JTAB) sebagai BUMD pangan, termasuk melalui program Kendil dan Gerakan Pangan Murah (GPM).
Direktur JTAB Totok Siswanto menambahkan, pemantauan harga dilakukan setiap hari di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah sebagai dasar pengambilan langkah intervensi.
βKetika terjadi kenaikan harga yang signifikan, kami langsung turun melalui operasi pasar. Seperti saat harga cabai sempat di atas Rp100.000 per kilogram, dilakukan intervensi sehingga harga bisa kembali ditekan,β jelasnya.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan akan terus memperkuat pengawasan harga, distribusi pasokan, serta intervensi pasar guna menjaga stabilitas dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi menjelang Lebaran.(*)