Konten Semarang
Semarang

PKB Apresiasi WTP Pemkot Semarang, Dorong Optimalisasi PAD

Apresiasi raihan WTP APBD 2025, Fraksi PKB DPRD Kota Semarang minta Pemkot terus optimalkan PAD guna wujudkan kemandirian fiskal daerah.

PKB Apresiasi WTP Pemkot Semarang, Dorong Optimalisasi PAD
PKB Apresiasi WTP Pemkot Semarang, Dorong Optimalisasi PAD

KONTENSEMARANG.COM – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kota Semarang mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dalam mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). 

Meski demikian, PKB terus mendorong Pemkot Semarang untuk memperkuat kemandirian fiskal melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pandangan tersebut disampaikan saat Fraksi PKB memberikan tanggapan umum terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Semarang, H. Ma'ruf, menilai keberhasilan mempertahankan status WTP beserta ketepatan waktu dalam penyampaian laporan APBD patut diapresiasi.

"Kami mengapresiasi capaian WTP yang kembali diraih Pemerintah Kota Semarang. Ini menunjukkan komitmen dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang baik," ujarnya, Senin (6/7/2026).

Dalam catatannya, Fraksi PKB menggarisbawahi sejumlah indikator positif APBD 2025. Realisasi pendapatan daerah tercatat menyentuh angka Rp5,82 triliun atau 92,50 persen dari target, sedangkan realisasi belanja daerah berada di angka Rp5,75 triliun atau 88,97 persen.

Beberapa sumber PAD seperti pajak reklame, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB), serta pengelolaan kekayaan daerah terpantau berhasil melampaui target.

Di sisi lain, Sekretaris Fraksi PKB, H. Syaiful Bahri, menyoroti masih adanya ruang untuk mendongkrak penerimaan daerah.

Menurutnya, potensi dari sektor pajak air tanah, jasa parkir, Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), hingga Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) belum sepenuhnya maksimal.

Fraksi PKB juga memberi catatan terkait struktur keuangan Kota Semarang yang dinilai masih bergantung pada kucuran dana transfer pemerintah pusat.

Baca Juga Otomatis

Rekomendasi berdasarkan kategori dan tag berita ini.

Halaman 1 dari 2

Artikel Selanjutnya

Wali Kota Agustina Tambah Kuota Bisyaroh Jadi 10 Ribu Penerima
Semarang • 08 Juli 2026

Wali Kota Agustina Tambah Kuota Bisyaroh Jadi 10 Ribu Penerima

Rekomendasi Redaksi