Sementara itu, untuk SMK Negeri, jalur penerimaan mencakup prestasi sebesar 75 persen, afirmasi 15 persen, dan domisili 5 persen. Ketentuan tersebut menjadi dasar dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru 2026 agar proses seleksi berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Saat menyapa petugas SPMB di Kantor Cabang Dinas Pendidikan secara daring, Ahmad Luthfi meminta seluruh petugas memberikan penjelasan yang jelas kepada orang tua maupun wali murid agar tidak terjadi kesalahpahaman selama proses pendaftaran berlangsung.
"Percayalah, kita bisa merekrut peserta didik secara profesional, sesuai ketentuan, dan tidak melanggar hukum. Berikan penjelasan kepada seluruh orangtua/wali murid dengan jelas agar tidak ada komplain. SPMB 2026 ini harus lebih baik dari tahun kemarin," ujarnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Sadimin, menjelaskan bahwa Pemprov Jateng telah melakukan berbagai langkah untuk memperkuat sistem pendaftaran pada tahun ajaran 2026/2027. Upaya tersebut dilakukan dengan menggandeng Dinas Komunikasi, Informatika, dan Digital (Diskomdigi) Jawa Tengah serta perusahaan teknologi Alibaba.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari penguatan sistem SPMB dengan teknologi cloud guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan jaringan saat jumlah pendaftar meningkat secara signifikan.
Sadimin menjelaskan, sistem yang digunakan saat ini telah memanfaatkan cloud server dengan teknologi auto scaling. Teknologi tersebut memungkinkan kapasitas server bertambah secara otomatis mengikuti lonjakan jumlah pengguna yang mengakses sistem secara bersamaan.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menyiapkan sistem cadangan atau backup multi-zone. Dengan sistem tersebut, apabila salah satu pusat data mengalami gangguan, pusat data lain dapat langsung mengambil alih sehingga proses pendaftaran tetap berjalan tanpa hambatan.
Tidak hanya memperkuat kapasitas layanan, aspek keamanan data juga menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan SPMB tahun ini. Menurut Sadimin, data pribadi calon peserta didik dilindungi melalui sistem keamanan berbasis cloud yang dirancang untuk mencegah kebocoran data maupun serangan siber.
"Kami menjamin perlindungan penuh terhadap data pribadi siswa, dari risiko kebocoran data maupun serangan siber," kata Sadimin.
Dengan dukungan sistem yang telah diperkuat serta pelayanan yang diberikan oleh petugas di lapangan, pelaksanaan SPMB Jateng tahun ajaran 2026/2027 diharapkan dapat berlangsung lancar, transparan, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh calon peserta didik. Di saat yang sama, komitmen terhadap integritas dan kualitas layanan terus menjadi perhatian dalam penyelenggaraan Pendidikan Jateng.