Empat Proposal Bisnis Mahasiswa USM Raih Pendanaan Kemdiktisaintek 2026
KONTENSEMARANG.COM – Universitas Semarang (USM) kembali mencatatkan prestasi di bidang kewirausahaan mahasiswa. Sebanyak empat proposal bisnis karya mahasiswa USM berhasil lolos pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2026 yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Empat proposal yang memperoleh pendanaan tersebut berasal dari berbagai bidang usaha, mulai dari pengembangan platform digital, peternakan, kerajinan kreatif, hingga produk pertanian.
Proposal pertama berjudul “Aplikasi Marketplace Barbershop Terintegrasi dalam Satu Ekosistem Digital” yang digagas Ravi Kirana Utama, Muhammad Yusuf Putra Cahyadi, dan Ananda Wakhid Putra dari Program Studi Manajemen.
Proposal kedua bertajuk “WEDUZOPHIA”, sebuah usaha penyedia kambing sehat dan berkualitas dengan konsep Super Goat Breeding System.
Tim ini terdiri atas Rizki Saputra, Syelvia Febriani, Regina Putri Ariyani dari Program Studi Manajemen, serta Rendy Tri Setyo Nugroho dari Program Studi Hukum.
Selanjutnya, proposal “Knotic Kerajinan Makrame Sebagai Dekorasi Multifungsi yang Estetik, Customizable dan Relaksatif (Anti Stres)” berhasil lolos pendanaan melalui karya Silvia Echa Marsha, Fitrya Nur Rany, dan Febry Eko Widianto dari Program Studi Akuntansi.
Sementara proposal keempat berjudul “TAJIN GROW”, produk pupuk organik cair yang diklaim memiliki proses penyerapan nutrisi lebih cepat.
Proposal ini dikembangkan oleh Bonaventura Karel Frendy Tris Arya dari Program Studi Manajemen, Carolyn Natashia Isabel S dari Teknologi Hasil Pertanian, serta Stiven Hadi Kusuma dari Sistem Informasi.
Ketua Entrepreneurship Development Center Competition (DCC) USM, Dr Any Setyarini SE MM, mengatakan capaian tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada 2025, hanya tiga proposal mahasiswa USM yang berhasil memperoleh pendanaan serupa.
“Alhamdulillah kami sangat bersyukur proposal dari mahasiswa USM berhasil lolos didanai Kemdiktisaintek sebanyak empat proposal dan sebelmnya hanya tiga proposal di tahun 2025,” ungkap Dr Any Setyarini.
Ia berharap seluruh tim yang lolos pendanaan dapat melanjutkan prestasinya hingga tingkat nasional pada ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo 2026.
“Kami berharap dari empat proposal ini semoga lolos Kemirausahaan Mahassiwa Indoensia (KMI) Expo 2026 di Unsoed Purwokerto pada Novemebr mendatang,” tambahnya.
Wakil Rektor I USM, Prof Dr Ir Haslina MSi, turut mengapresiasi keberhasilan para mahasiswa tersebut.
Menurutnya, pencapaian itu menjadi bukti kemampuan mahasiswa USM dalam mengembangkan inovasi dan jiwa kewirausahaan yang kompetitif.
“Prestasi ini sangat luar biasa dan mengharumkan nama almamater USM, semoga keempat proposal ini nantinta bisa lolos KMI Expo 2026 di Unsoed Purwokerto,” ungkap Prof Haslina.
Keberhasilan tersebut sekaligus memperkuat komitmen USM dalam mendorong lahirnya wirausaha muda melalui berbagai program pembinaan, pendampingan, dan pengembangan inovasi berbasis mahasiswa. (*)
redaksi