Hadiri Dies Natalis HMI ke-79, Mohammad Saleh Apresiasi Program Sigma Pangan untuk Regenerasi Petani

Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh hadiri Dies Natalis HMI ke-79 dan peluncuran program Sigma Pangan untuk regenerasi petani.

Hadiri Dies Natalis HMI ke-79, Mohammad Saleh Apresiasi Program Sigma Pangan untuk Regenerasi Petani
Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh hadiri Dies Natalis HMI ke-79 dan peluncuran program Sigma Pangan untuk regenerasi petani.

KONTENSEMARANG.COM – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Mohammad Saleh menghadiri kegiatan Silaturahmi Akbar dan Malam Puncak Dies Natalis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ke-79 yang berlangsung di Gedung BPSDM Jawa Tengah, Sabtu, 14 Maret 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Badan Koordinasi HMI se-Pulau Jawa dengan mengangkat tema “Khidmat HMI untuk Indonesia”.

Acara ini juga menjadi momentum peluncuran program Smart Integrated Gerakan Muda Agripreneur Pangan atau Sigma Pangan HMI. Program tersebut hadir sebagai respons terhadap krisis regenerasi petani yang saat ini menjadi tantangan serius di sektor pertanian Indonesia.

Ketua Umum Badko HMI Jateng-DIY, Wiradrana Wasistha, menjelaskan bahwa Sigma Pangan lahir dari kegelisahan kader HMI terhadap masih minimnya pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan pangan nasional. Menurutnya, HMI ingin mendorong lahirnya agripreneur dari kalangan generasi muda.

“Kami ingin melahirkan Agripreneur Gen Z. Melalui instrumen seperti ‘Brigadir Pangan HMI’, kader akan diterjunkan sebagai agro-task force untuk mendampingi petani lewat digitalisasi lahan dan monitoring berbasis data,” ujarnya.

Mohammad Saleh dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan HMI. Ia menilai langkah tersebut menunjukkan bahwa kaderisasi organisasi mahasiswa mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya kritis, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat, khususnya di bidang ketahanan pangan.

Menurutnya, kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menghadapi berbagai tantangan nasional, termasuk sektor pangan.

“Gerakan semacam ini menunjukkan bahwa generasi muda tidak hanya berpikir kritis, tetapi juga bertindak solutif. DPRD Jawa Tengah tentu membuka ruang kolaborasi dengan pemuda dalam setiap upaya pemberdayaan masyarakat,” ujar Saleh.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Ahmad Luthfi yang menegaskan bahwa organisasi mahasiswa dan kepemudaan memiliki peran penting dalam pembangunan bangsa. Ia menyebut organisasi mahasiswa sebagai batu loncatan bagi generasi muda untuk berkontribusi bagi negara.

Ia mengatakan, “Organisasi kepemudaan dan mahasiswa adalah energi lebih yang harus ditangkap oleh seluruh pejabat publik di Republik Indonesia, termasuk di Provinsi Jawa Tengah.”

Selain itu, Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol. Dr. Latif Usman juga menyampaikan bahwa HMI memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas nasional serta mendorong kemajuan bangsa melalui inovasi yang dilakukan generasi muda.

“Di usia ke-79 ini, HMI harus terus mengambil peran sebagai pengawal moral dan mesin penggerak kemajuan. Kami di kepolisian melihat bahwa peran aktif pemuda dalam inovasi seperti sektor pangan ini adalah bentuk nyata dari nasionalisme modern,” tegasnya.

Silaturahmi akbar tersebut juga dihadiri pimpinan Badko HMI se-Jawa, di antaranya Yusfan Firdaus dari Jawa Timur, Fachri Muhammad dari Jabodetabeka-Banten, serta Ketua Panitia Bayu Wahid Ali Unsa.