Menurut Ida, upaya tersebut salah satunya perlu dilakukan dari pihak SPPG yang memiliki kewenangan dalam penyediaan makanan untuk program MBG.
"Kita juga sudah kerja sama dengan SPPG untuk masalah kelaikan sanitasi higienisnya, puskesmas juga sering meninjau ke SPPG supaya tidak terjadi hal seperti ini lagi. Koordinasi dengan SPPG berjalan," jelasnya.
Penanganan terhadap para korban dan evaluasi pelaksanaan MBG terus dilakukan. Dalam kunjungan tersebut, Gibran dan Ahmad Luthfi juga menyerap aspirasi warga terkait keberlanjutan program serta perbaikan tata kelolanya. Batang menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian dalam penanganan kejadian tersebut. (*)