KONTENSEMARANG.COM - Mahasiswa USM kembali mencatatkan prestasi di bidang kewirausahaan setelah empat tim Universitas Semarang berhasil lolos pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Program tersebut memberikan bantuan dana, pendampingan, serta pelatihan untuk mengembangkan usaha mahasiswa.
Pada puncak KMI Expo XVII 2026, Universitas Semarang berhasil mengirimkan dua tim andalannya untuk mengikuti ajang yang berlangsung di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) pada 29 September–1 Oktober 2026.
KMI Expo XVII 2026 digelar bersama Kompetisi Mahasiswa Nasional Bidang Ilmu Bisnis, Manajemen, dan Keuangan (KBMK) 2026. Untuk pertama kalinya, dua ajang nasional tersebut diselenggarakan secara bersamaan.
Tim pertama USM yang lolos KMI 2026 membawa usaha berjudul Weduzophia (Penyedia Kambing Sehat Dan Berkualitas Dengan Konsep Super Goat Breeding System).
Tim tersebut terdiri atas Rizki Saputra sebagai CEO/B.131.22.0512, Syelvia Febriani sebagai CMO/B.131.23.0377, Regina Putri Ariyani sebagai CFO/B.111.25.0166, serta Rendy Tri Setyo Nugroho sebagai COO/A.111.24.0175.
Tim Weduzophia mendapat pendampingan dari dosen pembimbing Dr. Any Setyarini SE., MM.
Sementara itu, tim kedua mengusung usaha berjudul Knotic Kerajinan Makrame Sebagai Dekorasi Multifungsi Yang Estetik Customizable Dan Relaksatif Anti Stres.
Tim Knotic beranggotakan Silvia Echa Marsha sebagai CEO/B.211.23.0077, Fitrya Nur Rany sebagai CMO/B.211.22.0094, dan Febry Eko Widianto sebagai CFO/B.211.23.0026.
Tim tersebut dibimbing oleh Amerti Irvin Widowati, SE, MSi, Akt.
Keikutsertaan mahasiswa USM di KMI Expo XVII 2026 menjadi bagian dari proses pengembangan kewirausahaan mahasiswa yang sebelumnya telah dijalankan melalui Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha.
Pembukaan KMI Expo XVII 2026 berlangsung di Auditorium Graha Widyatama Prof. Rubijanto Misman, Selasa (29/9/2026).
Ajang tersebut mengusung tema “Wirata Berkarya Inovatif, Berakar Lokal, Berdampak Global”.
Kegiatan mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk memamerkan karya, gagasan, inovasi, serta potensi kewirausahaan yang mereka kembangkan.
Wakil Rektor I USM Prof Dr Ir Haslina mengaku bangga dengan capaian mahasiswa Universitas Semarang. Ia berharap tim USM dapat meraih juara dalam KMI Expo 2026.
“Pada KMI Expo XVII 2026 total proposal 3.300 proposal lebih dan melalui proses yang panjang, Adapun yang hadir di KMI Expo ke-17 tahun 2026 di Unsoed ini sebanyak 368 tim yang berasal dari 219 universitas dari Sabang sampai Merauke, diantaranya ada 2 tim dari USM” ungkap Prof Haslina.
Sebanyak lebih dari 3.300 proposal mengikuti proses KMI Expo XVII 2026. Setelah melalui tahapan seleksi, sebanyak 368 tim dari 219 universitas hadir dalam pelaksanaan KMI Expo ke-17 di Unsoed.
Dari jumlah tersebut, terdapat dua tim USM lolos KMI Expo 2026, yakni Weduzophia dan Knotic, yang membawa masing-masing inovasi usaha untuk ditampilkan dalam ajang nasional tersebut.
Sementara itu, Direktur Kemahasiswaan USM Dr Saiful Hadi MKom berharap KMI Expo dapat menjadi ruang penting untuk memperlihatkan hasil pembinaan wirausaha muda mahasiswa USM melalui program P2MW.
Melalui kegiatan tersebut, ide serta inovasi yang telah dikembangkan mahasiswa diharapkan dapat diarahkan untuk menjawab berbagai persoalan yang terdapat di tengah masyarakat.
Keikutsertaan dua tim dalam KMI Expo XVII 2026 sekaligus menjadi kesempatan bagi Wirausaha Mahasiswa USM untuk menampilkan hasil pengembangan usaha, inovasi, dan gagasan di hadapan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.