Konten Semarang
Regional

Dorong Pertanian Modern, Pemprov Jateng Distribusikan 1.507 Alsintan ke 32 Daerah

Pemprov Jateng menyalurkan 1.507 alsintan ke 32 kabupaten/kota untuk mempercepat modernisasi dan meningkatkan produktivitas pertanian.

Dorong Pertanian Modern, Pemprov Jateng Distribusikan 1.507 Alsintan ke 32 Daerah
Dorong Pertanian Modern, Pemprov Jateng Distribusikan 1.507 Alsintan ke 32 Daerah

KONTENSEMARANG.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendorong penggunaan teknologi dalam sektor pertanian melalui penyaluran 1.507 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) sepanjang 2026. 

Bantuan tersebut diberikan untuk mempercepat modernisasi pertanian sekaligus meningkatkan hasil produksi pangan di berbagai daerah.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, pemanfaatan mesin pertanian menjadi langkah penting untuk meningkatkan hasil produksi dan menjaga peran Jawa Tengah sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional.

“Modernisasi alat pertanian ini tidak hanya menjadi pilihan, tetapi sudah menjadi kebutuhan,” kata Luthfi disela acara Parade Alat dan Mesin Pertanian di Lapangan Tarubudoyo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Selasa 3 November 2026.

Ia mengungkapkan, produksi gabah Jawa Tengah pada 2025 tercatat mencapai 11,5 juta ton atau menyumbang sekitar 16,5 persen dari total produksi nasional.

Sementara itu, hingga awal November 2026, produksi gabah di provinsi tersebut telah berada di kisaran 8,5 juta ton. Luthfi optimistis penerapan mekanisasi dapat semakin memperkuat capaian produksi pangan.

Sebanyak 1.507 unit alsintan tersebut didistribusikan ke 32 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Jenis bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kondisi geografis, karakteristik lahan, serta kebutuhan pertanian di setiap wilayah.

Luthfi pun mengingatkan pemerintah daerah dan kelompok tani agar menggunakan sekaligus merawat peralatan tersebut secara optimal.

Tak hanya berorientasi pada peningkatan efisiensi kerja, modernisasi pertanian juga diharapkan mampu menarik perhatian generasi muda untuk menekuni sektor tersebut.

Luthfi menilai, kecenderungan anak-anak petani yang beralih ke bidang pekerjaan lain menjadi salah satu tantangan yang perlu diatasi melalui pemanfaatan teknologi pertanian.

Baca Juga Otomatis

Rekomendasi berdasarkan kategori dan tag berita ini.

Halaman 1 dari 2

Artikel Selanjutnya

Pemprov Jateng Perkuat Pengawasan Bersama KPK, BPK, dan BPKP untuk Cegah Korupsi
Regional • 03 November 2026

Pemprov Jateng Perkuat Pengawasan Bersama KPK, BPK, dan BPKP untuk Cegah Korupsi

Rekomendasi Redaksi