Para lulusan bisa mengambil peran sebagai pengajar, membantu mengembangkan usaha dan UMKM pesantren, atau memberikan pelayanan kepada masyarakat berdasarkan bidang keahlian mereka.
Menurut Taj Yasin, ruang pendidikan bagi santri kini semakin luas dan tidak hanya berorientasi pada ilmu keagamaan. Mereka juga memiliki peluang untuk mempelajari berbagai bidang akademik, mulai dari teknik, kedokteran, hingga disiplin ilmu lainnya.
Dalam kesempatan itu, Taj Yasin turut mengingatkan para wisudawan agar keberhasilan menghafalkan Al-Qur’an diikuti dengan komitmen menjaga dan memuliakan kitab suci tersebut.
Hal itu dapat diwujudkan melalui bacaan yang baik, pemahaman terhadap kandungannya, serta penerapan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga berharap ilmu yang diperoleh para santri Pondok Pesantren Sabilul Huda menjadi ilmu yang membawa keberkahan dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas. (*)