Konten Semarang
Semarang

Dua Pejabat Pemkot Semarang Bertukar Posisi, Agustina Minta Data Warga Diperkuat

Agustina merotasi dua pejabat Pemkot Semarang dan meminta penguatan data kependudukan serta manajemen talenta ASN untuk layanan publik.

Dua Pejabat Pemkot Semarang Bertukar Posisi, Agustina Minta Data Warga Diperkuat
Dua Pejabat Pemkot Semarang Bertukar Posisi, Agustina Minta Data Warga Diperkuat

Salah satu data yang menjadi perhatian adalah informasi mengenai warga penyandang disabilitas. Data tersebut dapat membantu pemerintah menentukan perangkat daerah yang perlu terlibat dalam memberikan pelayanan, termasuk melalui program Rumah Inspirasi.

Data kependudukan juga dapat dimanfaatkan untuk menghitung kebutuhan pembangunan fasilitas pendidikan sekaligus menyusun alternatif program pendidikan bagi masyarakat.

"Disdukcapil memiliki kewajiban untuk update. Data itu menjadi dasar bagi kita untuk mengambil keputusan," katanya.

Di sisi lain, Agustina meminta Kepala BKPP yang baru meningkatkan pengelolaan manajemen talenta ASN. Ia menilai penempatan pegawai tidak seharusnya hanya melihat jabatan maupun latar belakang pendidikan.

Menurutnya, rekam jejak, pengalaman, kompetensi dan potensi ASN perlu dipetakan secara lebih menyeluruh. Langkah tersebut diperlukan agar penempatan pegawai dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.

"Manajemen talenta harus semakin kuat untuk mengeksplor the right person on the right place. Bukan the right title on the right place," ujar Agustina.

Agustina menyebut setiap ASN memiliki pengalaman dan kemampuan yang berbeda. Potensi tersebut perlu dikenali dan dikembangkan sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap pencapaian target pembangunan Kota Semarang.

Selain persoalan data kependudukan dan manajemen talenta, Agustina juga mendorong seluruh jajaran Pemkot Semarang bekerja lebih cepat. Menurutnya, perkembangan zaman menuntut proses pelayanan dan pengambilan keputusan pemerintahan dilakukan secara lebih responsif.

Koordinasi antarjajaran, lanjut dia, tidak harus selalu dilakukan melalui pertemuan langsung. Komunikasi lewat telepon maupun rapat virtual dapat dimanfaatkan apabila cara tersebut mampu mempercepat penyelesaian persoalan.

"Era kita adalah era kita harus speed, mempercepat. Tidak hanya layanan, tetapi juga proses pengambilan keputusan," ujarnya. (*)

Baca Juga Otomatis

Rekomendasi berdasarkan kategori dan tag berita ini.

Halaman 2 dari 2

Artikel Selanjutnya

Wali Kota Semarang Gandeng KNPI Dorong Pengembangan Wisata dan Budaya Berbasis Kampung
Semarang • 22 September 2026

Wali Kota Semarang Gandeng KNPI Dorong Pengembangan Wisata dan Budaya Berbasis Kampung

Rekomendasi Redaksi