Di sisi lain, pesan Agustina dalam peringatan tersebut juga menyoroti pentingnya menghargai pengabdian masyarakat pada masa kini.
Pekerjaan tenaga kesehatan, petugas BPBD dan Damkar, petugas kebersihan, hingga relawan di lingkungan kampung menjadi contoh tanggung jawab yang dijalankan untuk kepentingan bersama.
Agustina berharap masyarakat dapat terus membawa semangat keberanian dan pengabdian para pejuang ke dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan tetap menjaga ingatan terhadap sejarah Semarang, peringatan Pertempuran Lima Hari diharapkan tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya meneruskan nilai perjuangan demi kehidupan kota yang nyaman dan tenteram bagi generasi berikutnya. (*)