"Jadi kita dorong tidak hanya pelayanan di rumah sakit tapi juga di desa. Masyarakat desa akan senang mereka dapat layanan kesehatan gratis, bisa periksa kesehatan ke dokter spesialis, anaknya yang stunting juga ditangani, termasuk kesehatan jiwa dan sebagainya," tegas Luthfi.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pun terus memperluas jangkauan program tersebut. Hingga akhir 2026, Speling ditargetkan mampu melayani 284 ribu masyarakat melalui pelaksanaan di seluruh kabupaten dan kota. Target itu bukan sekadar mengejar angka, melainkan memastikan semakin banyak warga yang memperoleh kesempatan bertemu dokter spesialis tanpa harus terkendala jarak maupun biaya.(*)