Kerja sama pendidikan juga diarahkan ke luar negeri. Pemprov Jateng disebut telah menjajaki kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Maroko.
Sebelumnya, Pemprov Jateng juga telah memberikan beasiswa kepada santri yang melanjutkan pendidikan di sejumlah negara, seperti Yaman, Mesir, dan China, serta berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Taj Yasin meminta para penerima beasiswa memanfaatkan kesempatan pendidikan tersebut secara optimal. Ia berharap para santri memiliki kompetensi akademik yang kuat sekaligus tetap mempertahankan tradisi keilmuan pesantren.
Menurutnya, santri di era sekarang harus mampu mengikuti perkembangan zaman dan menguasai teknologi tanpa kehilangan akar pendidikan serta nilai-nilai yang telah ditanamkan di pesantren. (*)