Kepala Daerah Didorong Jadi Manajer Marketing Investasi
Selain mengoptimalkan kegiatan promosi investasi, Luthfi juga menyoroti peran kepala daerah dalam memperkenalkan potensi wilayah masing-masing.
Menurutnya, kepala daerah perlu menjalankan fungsi sebagai manajer marketing untuk membantu menarik minat calon investor.
Pendekatan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperluas peluang penanaman modal.
Tidak hanya menawarkan potensi ekonomi, pemerintah juga melakukan persiapan kawasan yang dapat digunakan untuk mendukung kegiatan industri.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyiapkan kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus baru di berbagai wilayah Jawa Tengah.
Melalui strategi tersebut, target investasi Jawa Tengah Rp110 triliun pada 2026 diharapkan dapat dikejar dengan dukungan promosi, kesiapan kawasan, dan kerja sama berbagai pemangku kepentingan.
Luthfi berharap Jawa Tengah terus menjadi salah satu tujuan penanaman modal bagi investor dalam negeri maupun luar negeri.
Jawa Tengah Siapkan Sekitar 12 Kawasan Industri Baru
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga memberikan perhatian pada ketersediaan kawasan industri sebagai salah satu unsur pendukung investasi.
Menurut Ahmad Luthfi, saat ini terdapat sekitar tujuh kawasan industri eksisting di Jawa Tengah.
Kawasan-kawasan tersebut tersebar di Kota Semarang, Kabupaten Demak, Kendal, Batang, dan Brebes.