Konten Semarang
Ekonomi

Ahmad Luthfi Optimistis Investasi Jateng Tembus Rp110 Triliun

Investasi Jawa Tengah capai Rp72,54 triliun hingga triwulan III 2026. Ahmad Luthfi optimistis target Rp110 triliun tercapai akhir tahun ini.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi
Foto: Humas Prov Jateng

Kepala Daerah Didorong Jadi Manajer Marketing Investasi

Selain mengoptimalkan kegiatan promosi investasi, Luthfi juga menyoroti peran kepala daerah dalam memperkenalkan potensi wilayah masing-masing.

Menurutnya, kepala daerah perlu menjalankan fungsi sebagai manajer marketing untuk membantu menarik minat calon investor.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperluas peluang penanaman modal.

Tidak hanya menawarkan potensi ekonomi, pemerintah juga melakukan persiapan kawasan yang dapat digunakan untuk mendukung kegiatan industri.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyiapkan kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus baru di berbagai wilayah Jawa Tengah.

Melalui strategi tersebut, target investasi Jawa Tengah Rp110 triliun pada 2026 diharapkan dapat dikejar dengan dukungan promosi, kesiapan kawasan, dan kerja sama berbagai pemangku kepentingan.

Luthfi berharap Jawa Tengah terus menjadi salah satu tujuan penanaman modal bagi investor dalam negeri maupun luar negeri.

Jawa Tengah Siapkan Sekitar 12 Kawasan Industri Baru

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga memberikan perhatian pada ketersediaan kawasan industri sebagai salah satu unsur pendukung investasi.

Menurut Ahmad Luthfi, saat ini terdapat sekitar tujuh kawasan industri eksisting di Jawa Tengah.

Kawasan-kawasan tersebut tersebar di Kota Semarang, Kabupaten Demak, Kendal, Batang, dan Brebes.

Baca Juga Otomatis

Rekomendasi berdasarkan kategori dan tag berita ini.

Halaman 3 dari 6

Artikel Selanjutnya

Semarang Tawarkan 19 Peluang Investasi, dari Pusat Data hingga Proyek Wisata Rp 101 Miliar
Ekonomi • 23 Oktober 2026

Semarang Tawarkan 19 Peluang Investasi, dari Pusat Data hingga Proyek Wisata Rp 101 Miliar

Rekomendasi Redaksi