Konten Semarang
Ekonomi

Ahmad Luthfi Optimistis Investasi Jateng Tembus Rp110 Triliun

Investasi Jawa Tengah capai Rp72,54 triliun hingga triwulan III 2026. Ahmad Luthfi optimistis target Rp110 triliun tercapai akhir tahun ini.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi
Foto: Humas Prov Jateng

Selain kawasan yang sudah tersedia, pemerintah tengah mempersiapkan sekitar 12 kawasan industri baru di sejumlah daerah.

Persiapan tersebut diarahkan untuk mendukung munculnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Tengah.

Luthfi menilai keberadaan kawasan industri menjadi bagian penting dalam mendorong aktivitas perekonomian daerah.

"Kawasan industri penting untuk pertumbuhan ekonomi baru. Di Jawa Tengah sekarang pertumbuhan ekonomi sudah 5,80% atau di atas rata-rata nasional,” ujar dia.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang telah mencapai 5,80 persen tersebut menjadi salah satu indikator perkembangan perekonomian Jawa Tengah.

Karena itu, pengembangan kawasan industri baru di Jawa Tengah terus didorong untuk memperluas potensi investasi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah.

Dengan adanya kawasan industri yang telah beroperasi maupun yang sedang dipersiapkan, pemerintah berharap peluang penanaman modal dapat terus berkembang.

Ahmad Luthfi Terima Penghargaan Detik Jateng-Jogja Award 2026

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Ahmad Luthfi juga menerima penghargaan dari detikcom melalui ajang Detik Jateng-Jogja Award 2026.

Penghargaan tersebut diberikan untuk kategori Figur Akselerator Kamajuan dalam bidang Investasi dan Penguatan Program Strategis Nasional.

Penyerahan penghargaan berlangsung dalam rangkaian Forum Investasi Jawa Tengah dan Detik Jateng-Jogja Award 2026 di KEK Industropolis Batang.

Baca Juga Otomatis

Rekomendasi berdasarkan kategori dan tag berita ini.

Halaman 4 dari 6

Artikel Selanjutnya

Semarang Tawarkan 19 Peluang Investasi, dari Pusat Data hingga Proyek Wisata Rp 101 Miliar
Ekonomi • 23 Oktober 2026

Semarang Tawarkan 19 Peluang Investasi, dari Pusat Data hingga Proyek Wisata Rp 101 Miliar

Rekomendasi Redaksi