Penghargaan itu berkaitan dengan kinerja investasi dan penguatan program strategis nasional di Jawa Tengah.
Luthfi menyampaikan bahwa apresiasi yang diterimanya menjadi motivasi untuk terus meningkatkan upaya menciptakan pertumbuhan ekonomi baru di wilayahnya.
Menurutnya, pengembangan investasi tetap membutuhkan kerja sama berbagai pihak agar peluang ekonomi dapat terus diperluas.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga berharap berbagai langkah yang telah dijalankan dapat mendukung peningkatan realisasi investasi hingga akhir 2026.
Keamanan dan Kepastian Hukum Jadi Perhatian Investor
Selain kesiapan kawasan dan promosi investasi, aspek keamanan juga menjadi perhatian dalam upaya menarik pelaku usaha.
Dalam forum tersebut, Pangdam IV/Diponegoro Sudaryanto dan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menyampaikan komitmen untuk menjaga keamanan serta kondusivitas wilayah.
Keduanya menegaskan dukungan terhadap terciptanya situasi daerah yang aman dan kondusif.
Hal tersebut dinilai penting karena kondisi keamanan serta jaminan kepastian hukum menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan investor ketika akan menanamkan modal.
Dukungan dari unsur TNI dan Polri menjadi bagian dari sinergi berbagai pihak dalam menjaga iklim investasi Jawa Tengah.
Dengan situasi wilayah yang kondusif, pemerintah berharap upaya menarik investor dapat terus berjalan.